Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai pertemuan alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) belum cukup ampuh untuk menyelesaikan polemik keaslian ijazah Jokowi.
Menurutnya, meskipun sejumlah alumni UGM telah memastikan bahwa ijazah Jokowi asli dan merupakan keluaran resmi UGM, namun klaim tersebut belum bisa mengubah pandangan publik, khususnya kelompok yang meragukan ijazah Jokowi.
"Seperti kelompok Roy Suryo, tampaknya hanya akan percaya bila Jokowi setidaknya menunjukkan ijazahnya kepada mereka. Kemudian kelompok Roy Suryo bersama penegak hukum menguji keaslian ijazah Jokowi," kata Jamiluddin saat dihubungi, Minggu (27/7).
Jamiluddin mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk menyudahi polemik ini adalah dengan membuka ijazah Jokowi ke publik dan mengizinkan adanya uji forensik secara terbuka.
"Hasil uji forensik yang mereka saksikan sendiri barulah dapat mengubah penilaiannya. Bila hasil uji forensik menyatakan asli, barulah kelompok yang meragukan ijazah Jokowi, seperti kelompok Roy Suryo dapat menerimanya," ujarnya.
Menurut Jamiluddin, bahkan pengakuan dari Rektor UGM pun juga tidak cukup kuat untuk meyakinkan kelompok yang meragukan keaslian ijazah Presiden.
"Sebab, pengakuan Rektor UGM saja tidak bisa dipercaya kelompok Roy Suryo. Karena itu, acara serimonial temu alumni dan pengakuan para alumninya tidak cukup kuat untuk meredakan polemik ijazah Jokowi," ucapnya.
Ia mengatakan, jika Jokowi tidak ingin isu ini terus menjadi sumber kegaduhan publik, maka sudah saatnya membuka ijazahnya secara langsung kepada masyarakat, sekaligus memberikan izin bagi penegak hukum dan pihak-pihak yang meragukan untuk memverifikasi secara ilmiah.
"Kalau Jokowi tetap tidak mau menunjukkan ijazahnya, maka kelompok Roy Suryo akan semakin yakin penilaian mereka selama ini. Hal ini dengan sendirinya akan terus membuat gaduh yang membuat bangsa ini tidak produktif," tuturnya. (H-4)
Saat ini ijazah Jokowi tengah disita di Polda Metro Jaya untuk diteliti Laboratorium Forensik. Di sisi lain, persidangan terkait ijazah Jokowi juga masih bergulir.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
KIP Pusat menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki waktu 14 hari untuk banding terkait putusan sengketa informasi soal ijazah Jokowi.
KPU diminta menyerahkan salinan ijazah Jokowike pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi. Keputusan itu setelah Komisi Pemilihan Umum atau KIP Pusat mengabulkan sengketa informasi
KIP Pusat memutuskan bahwa ijazah Jokowi merupakan informasi terbuka setelah mengabulkan sengketa informasi yang dimohonkan Pengamat Kebijakan Publik Bonatua Silalahi.
Eks Wakapolri Oegroseno bersaksi di sidang ijazah Jokowi di PN Surakarta. Ia soroti perbedaan kacamata, bentuk telinga, hingga hidung pada foto ijazah UGM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved