Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat melalui Kementerian Dalam Negeri diminta untuk menyelesaikan masalah terkait empat pulau eks Provinsi Aceh yang kini masuk ke dalam wilayah administrasi Provinsi Sumatra Utara, yakni Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Lipan, dan Panjang. Direktur Eksekutif Triaspols, Agung Baskoro mengingatkan, Aceh memiliki sejarah konflik dengan Indonesia.
Menurut Agung, semua pihak, baik pemerintah provinsi Aceh, Sumatra Utara, sampai tokoh masyarakat dari kedua daerah itu harus duduk bersama bersama pemerintah pusat untuk menyelesaikan polemik status empat pulau tersebut. Pemerintah pusat, sambungnya, harus menyelesaikan masalah itu secara persuasif.
"Karena kita tahu, soal Aceh ini bukan soal biasa. Kita pernah konflik berkepanjangan, dan di masa Pak SBY-JK bisa selesai dengan pernjanjian Helsinki," kata Agung kepada Media Indonesia, Sabtu (14/6).
Ia berpendapat, konflik antara Indonesia dan Aceh harusnya dapat menjadi pengingat bagi pemerintah pusat agar polemik Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Lipan, dan Panjang tidak berlarut-larut dan dapat segera selesai. Selain itu, penyelesaian masalah tersebut juga dinilainya dapat menjadi tolak ukur bagi pemerintah pusat untuk mengelola perbedaan pendapat soal pengelolaan perbatasan di daerah lain.
"Jangan sampai ada kesan atau impresi negatif bahwa (kebijakan) pusat top-down, kurang mendengar (daerah)," jelasnya.
Agung juga mengingatkan, relasi antara pemerintah pusat dan daerah selama ini selalu berada di titik nadir. Padahal, salah satu amanat reformasi pada 1998 lalu adalah melimpahkan pengelolaan pemerintahan lewat mekanisme otonomi daerah dan desentralisasi.
"Sehingga perlu dijaga, dikuatkan, bukan malah dikembalikan ke pusat lagi, karena ini amanat reformasi," katanya. (Tri/P-3)
Peresmian 104 unit hunian tetap (huntap) menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh.
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan terdampar di Sri Lanka setelah perahu motor yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
Kepanikan masyarakat tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh ketidakseimbangan informasi dan hilangnya kepercayaan publik terhadap jaminan pasokan negara.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian, mengunjungi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memastikan percepatan pemulihan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Terprovokasi isu krisis stok nasional 21 hari, akibat perang AS-Israel vs Iran, antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) pada SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Provinsi Aceh meluas.
ARUS mudik Lebaran 2026 menggunakan moda transportasi kereta api (KA) di wilayah Sumatra Utara mulai menunjukkan peningkatan signifikan memasuki periode H-7 Lebaran.
Polda Sumut tetapkan dua tersangka kasus tambang emas ilegal (PETI) di Sungai Batang Gadis. Polisi buru aktor intelektual dan panggil 3 perusahaan alat berat.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Mudik Gratis Sumut 2026 menyediakan 5.500 kursi yang mencakup moda transportasi darat, kereta api, hingga jalur laut.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Ketersediaan tiket di wilayah Divre I Sumatera Utara sebenarnya masih mencukupi. Terlebih mulai tanggal 11 Maret atau sejak dimulainya masa angkutan lebaran
Berdasarkan data terbaru Kepolisian RI, sebanyak 691 kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terjadi di Sumatra Utara dengan total korban mencapai 1.583 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved