Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Kementerian Kesehatan menanggapi terkait kabar bahwa situs aplikasi PeduliLindungi diduga diretas dan dialihkan ke laman perjudian online.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemutusan akses (take down) terhadap situs web PeduliLindungi.id pada Rabu (21/5).
“Tindakan ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat mengenai munculnya konten perjudian online dalam website tersebut,” jelas Alexander dalam keterangan pada Rabu (21/5).
Ia menekankan bahwa tindakan pemblokiran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberantas konten judi online sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan data dan paparan konten ilegal.
Hasil verifikasi yang dilakukan Komdigi, berdasarkan laporan yang disertai tautan dan tangkapan layar, menunjukkan bahwa situs PeduliLindungi.id telah mengalami penyusupan (defacement) dan menampilkan konten yang mengarah ke situs judi online.
“Setelah integrasi, situs PeduliLindungi.id sudah tidak lagi digunakan dan tidak berada dalam kendali operasional Kemenkes,” kata Alex.
Sementara itu, Kemeneterian Kesehatan menegaskan bahwa aplikasi tersebut sudah tidak lagi menjadi tanggung jawab mereka sejak bertransformasi menjadi SatuSehat pada 2023.
“Jadi, SatuSehat sejak berubah dari PL (PeduliLindungi) per Maret 2023, otomatis pengelolaan, termasuk urusan keamanan, seluruhnya berikut website, juga tidak di Kemenkes lagi, dan dikelola oleh pihak lain," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dalam keterangannya pada Selasa (20/5).
Aji menjelaskan bahwa saat ini, keberadaan pengelolaan situs tersebut pasca tak lagi digunakan Kemensos, telah beralih dan berada di bawah tanggung jawab pihak Telkom.
Sementara itu, Kemenkes kini hanya mengelola platform SatuSehat, yang dapat diakses melalui situs resmi satusehat.kemkes.go.id.
“Kami meminta masyarakat waspada akan situs yang bernama PeduliLindungi yang meminta data, karena saat ini Kemenkes mengelola SatuSehat, bukan lagi PeduliLindungi,” tukas Aji.
Sebagai informasi, PeduliLindungi merupakan website yang digunakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selama masa pandemi Covid-19 untuk pelacakan, registrasi vaksinasi, dan pemantauan kesehatan masyarakat.
Sejak Maret 2023, seluruh sistem dan layanan PeduliLindungi telah resmi dialihkan ke platform SatuSehat dengan domain satusehat.kemkes.go.id dan aplikasi SatuSehat Mobile yang tersedia di App Store dan Play Store. (Dev/P-3)
Kementerian Komunikasi dan Digital kemudian memblokir PeduliLindungi.id pada 21 Mei 2025.
Situs PeduliLindungi telah Diblokir Kemenkomdigi karena Disusupi Konten Judi
Aji mengatakan web tersebut kini dikelola pihak Telkom, sedangkan yang dikelola Kemenkes, yakni SatuSehat, dapat diakses di satusehat.kemkes.go.id
Jenis pemeriksaannya pun dibagi menjadi 3 jenis antara lain bayi dan baru lahir, balita dan pra sekolah, serta dewasa dan lansia.
KEMENTERIAN Kesehatan telah mengintegrasikan fitur Diari Diabetes Digital (3D) dari aplikasi Primaku ke aplikasi SatuSehat Mobile.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka, mengapresiasi keberhasilan Bareskrim Polri dalam membongkar sindikat perjudian daring yang mengoperasikan 21 situs.
Polri membongkar jaringan judi online nasional dan internasional dengan total uang dan aset yang disita mencapai Rp96,7 miliar dari puluhan rekening.
PPATK mencatat deposit pemain judi online sepanjang 2025 turun sekitar 30 persen dibanding 2024, meski terjadi pergeseran transaksi ke QRIS dan kripto.
PPATK mencatat deposit pemain judi online sepanjang 2025 turun sekitar 30 persen dibanding 2024, meski terjadi pergeseran transaksi ke QRIS dan kripto.
Potensi bonus demografi 2045 terancam gagal total jika usia produktifnya lumpuh akibat utang dan mentalitas instan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved