Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyoroti Menteri Kabinet Merah Putih yang memanggil Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan sebutan "Bos". Ia mengatakan panggilan "Bos" tersebut dipertanyakan karena saat ini, mereka menjadi bagian dari Kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Jamiluddin menyebut menteri yang memanggil Jokowi dengan sebutan "bos" tersebut layak untuk dicopot dari jabatannya. Pasalnya, mereka tak menganggap Presiden Prabowo sebagai atasan atau bosnya.
"Para menteri yang bersilaturahmi ke kediaman Joko Widodo dan menyebutnya bos tentu layak direshuffle. Para menteri tersebut tak pantas lagi bersama Prabowo karena bosnya Joko Widodo. Ini artinya, para menteri itu tidak mengangap Prabowo sebagai bosnya," kata Jamiluddin, kepada Media Indonesia, Senin (14/5).
Jamiluddin mengungkapkan sebutan "bos" kepada Jokowi juga memberi sinyal akan adanya matahari kembar di pemerintahan saat ini.
"Di satu sisi, para menteri tersebut menganggap Prabowo sebagai bos, namun di sisi lain mereka juga menjadikan Jokowi sebagai bosnya. Padahal secara formal, saat ini para menteri tersebut sebagai pembantu Prabowo. Karena itu, secara formal para menteri itu seharusnya menjadi bawahan Presiden Prabowo. Ini artinya, hanya Prabowo yang seharusnya menjadi bos para menteri tersebut," katanya.
Lebih lanjut, Jamiluddin mengatakan loyalitas ganda dari menteri dapat membahayakan bagi Prabowo. Pasalnya, para menteri itu bisa saja akan lebih mengikuti arahan Jokowi daripada Prabowo. Ia mengatakan menteri tersebut kapan saja bisa melakukan hal itu bila ada arahan Jokowi.
"Jadi, Prabowo seharusnya mereshuffle semua menteri yang menganggap Jokowi sebagai bosnya. Hal itu perlu segera dilakukan sebelum terlambat," katanya.
"Mendahului kadangkala akan lebih baik. Untuk itu, reshuffle akan lebih baik daripada membiarkan para menteri tersebut seperti duri dalam daging," katanya.
Sebelumnya, dua menteri dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menemui Jokowi di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (11/4/2025). Kedua menteri tersebut sempat memanggil Jokowi dengan menyematkan kata 'bos'.
"Silaturahmi sama bekas bos saya. Sekarang masih bos saya,” ucap Trenggono.
Senada dengan Trenggono, Menkes Budi juga menyebut hal yang sama.
"Silaturahmi karena Pak Jokowi kan bosnya saya. Jadi saya sama Ibu mau silaturahmi, mohon maaf lahir dan batin. Juga doain supaya Pak Presiden dan Ibu itu sehat, karena saya masih jadi menteri kesehatan kan," ujar Budi.(P-1)
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Letkol Teddy Indra Wijaya berperan sebagai Sekretaris Kabinet yang menjaga harmonisasi dan konsistensi kebijakan Kabinet Merah Putih.
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya integrasi program-program strategis pemerintah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan.
Kenali profil Juda Agung, Wakil Menteri Keuangan yang baru dilantik tahun 2026. Simak rekam jejaknya dari Bank Indonesia hingga kancah internasional.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Prabowo menyoroti tema "Harmoni Imlek Nusantara" tahun ini sebagai refleksi jati diri bangsa Indonesia yang besar karena keberagaman dan kuat karena kebersamaan.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Pertemuan Prabowo dengan 12 pengusaha AS itu membahas peluang investasi di Indonesia.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Presiden Prabowo tiba di Washington DC untuk tiga agenda: temui pebisnis AS, hadiri KTT BoP Gaza, hingga bahas ART dengan Donald Trump.
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) disambut diaspora saat tiba di hotel di Washington DC untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved