Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UNITED Malays National Organisation (UMNO) hari ini mengunjungi Akademik Balai Negara(ABN) milik Partai Nasdem. Wakil Ketua Bappilu DPW NasDem, Hendi Pradesta mengatakan kunjungan tersebut menjadi wadah bagi UMNO untuk belajar terakait politik dalam bidang pendidikan
"UMNO mereka ingin belajar ke sini untuk melihat bagaimana ABN ini bisa menjadi pionir dalam bidang pendidikan dan karakterisasi politik, Khususnya untuk di Indonesia," ujar Hendi Pradesta di Jakarta, Selasa (7/1).
Hendi mengatakan, UMNO juga ingin mempelajari tentang bagaimana progres Nasdem Jakarta selama Pemilihan Umum yang lalu. Kemudian bagaimana ABN ini sebagai role model sekolah politik di Indonesia.
"ABN ini sebagai role model sekolah politik di Indonesia. Khususnya untuk partai politik, baru Nasdem saja yang punya ABN sebesar ini," imbuhnya.
Selanjutnya UMNO akan mengunjungi Nasdem Tower, Jakarta Pusat. Kunjungan ini menurutnya menjadi tanda yang baik akan relasi Nasdem dengan UMNO.
"Ini akan menjadi tanda relasi yang baik," ucap Hendi. (Van/I-2)
Hendi juga menekankan pentingnya visi Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, tentang nasionalisme yang humanis sebagai landasan pendidikan politik.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved