Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengungkap ada dua skenario dalam menyusun paket undang-undang atau omnibus law terkait politik. Skenario pertama, pembahasan dilakukan di Komisi II sendiri. Kedua, dibahas lewat panitia khusus (pansus) yang melibatkan fraksi di DPR RI.
Kendati demikian, Rifqi menegaskan bahwa pembahasan baru akan dilakukan setelah 20 Januari mendatang. Pasalnya, saat ini anggota DPR RI masih menjalani masa reses. Setelah reses berakhir, Rifqi memastikan pihaknya bakal melakukan rapat dengan pimpinan DPR RI.
"Termasuk apakah pembahasannya akan diserahkan kepada Komisi II sebagaimana tradisi yang ada beberapa waktu terakhir, bahwa seluruh paket undang-undang politik itu dibahas di Komisi II," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (2/1).
"Atau nanti kita bentuk semacam pansus yang terdiri dari berbagai fraksi dari yang ada di DPR," sambung Rifqi.
Rifqi mengakui, pihaknya sudah menyerahkan surat ke pimpinan maupun Badan Legislasi DPR RI terkait penyusunan paket undang-undang politik sejak awal pembentukan Komisi II DPR. Secara garis besar, omnibus law politik itu bakal mengatur partai politik, pemilu, pilkada, MPR, DPR, DPRD, maupun sengketa hukum acara pemilu.
Sambil menunggu masa reses berakhir, ia mengatakan Komisi II menerima seluruh masukan dari berbagai pihak, termasuk kelompok masyarakat sipil, akademisi, dan kalangan politisi sendiri.
"Sekarang yang bisa kita lakukan adalah proses mendengarkan secara informal. Para pimpinan selalu membuka diri, siapapun yang ingin menyampaikan, ruang itu kami buka," pungkasnya. (Tri/P-2)
Pemerrintah mengungkapkan rencana memperbaiki Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika agar terdapat pembeda yang jelas antara pengedar dan pengguna.
Dia mengatakan bahwa penegakan hukum harus terintegrasi melalui KUHAP yang baru, mulai dari penyidik, penuntut, pengadilan, sampai ke tingkat lembaga pemasyarakatan.
Zulfikar menjelaskan revisi UU ASN masuk dalam Prolegnas 2025 yang artinya Komisi II DPR dan Badan Legislasi akan melakukan perubahan kedua terkait undang-undang tersebut.
Ahmad Sahroni menyebutkan bahwa DPR tak bisa menutup-nutupi terkait sidang pembahasan revisi Undang-Undang Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri).
Massa sempat berhasil menjebol pagar pembatas kaca pos pengamanan, kemudian disusul dengan pemecahan kaca menggunakan batu dan kayu.
Dave mengatakan banyak hal yang perlu dibahas di revisi UU Penyiaran. Karena banyak perkembangan di sektor penyiaran.
Permasalahan dalam legislasi saat ini dinilai telah menyentuh level fundamental, baik dari sisi substansi (material) maupun prosedur pembentukan (formal).
Ketidakpatuhan terhadap tenggat waktu ini merupakan persoalan kronis di parlemen.
Jika menilik tren dalam lima tahun terakhir sejak 2020, efektivitas legislasi DPR hanya berkisar antara 8% hingga 22%.
Ia menegaskan pemerintah tetap menghormati setiap putusan MK dan memandang perbedaan pendapat hukum sebagai hal yang normal dalam negara demokratis.
Saat menerima delegasi Vietnam di Jakarta, kemarin, dia mengatakan digitalisasi merupakan fondasi penting dalam modernisasi layanan hukum Indonesia.
PAKAR Hukum Tata Negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan DPR dan pemerintah dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved