Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Kepolisian di Institute for Security and Strategic Studies, Bambang Rukminto mengatakan kepolisian harus membuat skala prioritas dalam merespons berbagai aduan kasus kejahatan yang terjadi. Hal itu dinilai sebagai bentuk responsif agar tak hanya menangani kasus setelah terjadi tekanan massa di media sosial alias viral, hingga muncul tagline No Viral No Justice.
“Dengan posisi korban yang lemah, sementara pelaku memiliki posisi yang dominan, patut diduga memang polisi baru bekerja karena lebih dulu ada tekanan viral,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat (20/12).
Bambang menganggap bahwa adanya viralitas kasus sebagai sebuah bentuk pengawasan masyarakat yang efektif terhadap kinerja kepolisian, namun jika hal tersebut terus menjadi pola aparat dalam bekerja, penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan akan sulit dihadirkan.
“Tetapi ada kecenderungan polisi tidak menindaklanjuti laporan yang tidak mendapat dukungan materi, kekuasaan atau seperti saat ini, kekuatan media sosial,” imbuhnya.
Menurut Bambang, No Viral No Justice terjadi karena saluran kelembagaan kepolisian, baik internal maupun eksternal dinilai masyarakat tidak berfungsi, dalam hal ini dikatakan bahwa sumber daya manusia dan sistem kepolisian tidak responsif.
“Jadi senantiasa mereka yang melapor juga akan berkelindan dengan birokrasi yang rumit, demikian juga dengan aplikasi pengaduan yang dibuat kepolisian sendiri (kurang efektif),” tuturnya.
Merespons kasus penganiayaan oleh anak bos toko roti, George Sugama Halim yang baru mendapat tindakan kepolisian usai viral, Bambang menilai bahwa Kepolisian Polres Metro Jakarta Timur dinilai tidak tanggap dalam menangani laporan sehingga terkesan lambat diselesaikan.
Bambang mengatakan bahwa upaya kepolisian yang menangani kasus secara textbook alias normatif prosedural dalam kasus penganiayaan justru dapat membahayakan posisi korban.
“Seharusnya polisi harus lebih aktif dengan mencari, mendatangi TKP misalnya, memanggil mereka yang ada di situ, jadi tidak perlu menunggu korban ini jadi lebih positif dan waktunya pun juga tidak terlalu lama sampai 12 hari lebih dulu menyurati terlapor untuk klarifikasi dan sebagainya,” kata Bambang.
Menurut Bambang, kepolisian sebagai aparat penegak hukum dan penjaga keamanan, harus bisa bekerja lebih responsif lantaran dalam menangani sebuah kejahatan.
“Kalau kemudian surat-suratan dengan terlapor, pelakunya keburu kabur ke luar kota seperti yang sudah terjadi pelakunya (George) ditangkap di Sukabumi,” ungkapnya.
Selain itu, fakta-fakta awal penyelidikan menurut Bambang, sebenarnya sudah bisa dikumpulkan oleh kepolisian seperti bukti luka atau hasil visum korban dan keterangan saksi. Namun sayangnya, kepolisian justru bergerak sangat lambat.
Bambang juga memberikan kritik terkait prosedur penanganan kepolisian dalam merespons suatu kasus. Menurutnya, pihak kepolisian begitu mendapatkan laporan korban seharusnya langsung mendatangi TKP lalu segera menaikkan dari status penyelidikan ke tahap penyidikan.
“Hal itu bisa dilakukan polisi hanya dengan mendapatkan cukup dua alat bukti yang sah di TKP. Lalu apa alasan tidak dilakukan penyitaan ketika korban sudah ada laporan, sudah ada kemudian saksi-saksi tentunya juga harus dipanggil di situ,” tandasnya. (Z-9)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Aksi nekat seorang preman kampung bernama Tio alias Tito Kobra viral usai ia terekam kamera melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Kapolsek Pakenjeng, Garut.
Jauh sebelum pengabdiannya di dunia medis, nama Maissy Pramaisshela adalah penguasa panggung musik anak era 90-an dengan gaya centilnya yang khas.
Mantan penyanyi cilik Maissy Pramaisshela akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kabar miring yang menerpa rumah tangganya, sembari menegaskan komitmennya sebagai dokter residen.
Aldi Taher dikenal sebagai Raja Pansos dengan lagu-lagu nyelenehnya. Simak daftar lagu viral Aldi Taher mulai dari Messi, Mayor Teddy, hingga Aldis Burger.
Inilah lirik lengkap lagu "Aldis Burger" yang diciptakan Aldi Taher untuk mempromosikan bisnis kulinernya di Cempaka Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved