Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AIPDA Robig Zainudin, anggota polisi penembak tiga siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktavandy, dipecat dari kepolisian setelah sidang banding Komisi Kode Etik Polri (KKEP) ditolak. Ia divonis di Pengadilan Negeri (PN) Semarang dengan hukuman 15 tahun penjara.
Setelah pemecatan terhadap Aipda Robig Zainudin dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Senin (9/12) lalu, ia melakukan perlawanan dengan banding, berlanjut hasil vonis PN Semarang memberikan hukuman 15 tahun penjara. Namun, pada sidang banding KKEP menolak.
Dengan penolakan pada sidang banding KKEP, Kamis (14/8), Aipda Robig Zainudin resmi dipecat dari kepolisian.
"Betul sudah sudang banding KKEP terhadap terlapor Aipda Robig Zainudin dan hasilnya ditolak," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto, Jumat (15/8).
Setelah keputusan penolakan sidang banding tersebut, ungkap Artanto, terdakwa selanjutnya memasuki proses administrasi pemecatan akan ditindaklanjuti Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jawa Tengah dengan bersurat ke Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Tengah dilanjutkan dengan dikeluarkannya surat penetapan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)
"Sembari menunggu proses pemecatan itu, Aipda Robig Zainudin masih menerima 75 persen dari gaji pokoknya hingga penetapan PTDH yang ditandatangani Kepala Polda Jawa Tengah," ujar Artanto.
Kabar sudah keluarnya keputusan KKEP pemecatan Aipda Robig Zainudin tersebut membuat keluarga mendiang Gamma Rizkynata Oktavandy, pelajar SMKN 4 Semarang yang meninggal dapat bernafas lega, ganjalan selama ini dengan berlarut-larut proses yang berlangsung cukup menguras energi.
"Saya dan keluarga korban merasa lega dan plong, polisi penembak tiga pelajar hingga meninggalnya Gamma telah dipecat," ujar Zainal Petir, kuasa hukum keluarga korban penembakan mendiang Gamma Rizkynata Oktavandy. (H-4)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved