Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra memastikan belum menyiapkan jabatan untuk Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Sebab, Gerindra masih menunggu langkah politik Jokowi selanjutnya.
"Sementara kita belum siapkan (jabatan) apa-apa, karena kan memang kita belum tahu rencananya Pak Jokowi," ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dikutip pada Sabtu, 7 Desember 2024.
Dasco menegaskan pada prinsipnya Partai Gerindra terbuka bagi setiap individu yang ingin bergabung. Tapi, Dasco belum mengetahui apakah Jokowi akan memilih Gerindra sebagai wadah berpolitik.
"Tapi kan nggak tahu apakah Pak Jokowi mau masuk ke Gerindra atau punya rencana lain," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo memastikan partainya terbuka untuk pihak yang ingin bergabung. Hal ini disampaikan di hadapan Presiden ke-7 Jokowi usai makan malam bersama.
"Oh kalau (Partai) Gerindra terbuka," kata Prabowo.
Namun, Prabowo mengaku tidak bisa memaksa Jokowi untuk bergabung "Kita tentunya tidak bisa maksa beliau masuk," jelasnya.
(Z-9)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Jamiluddin menilai upaya mengidentikkan partai dengan Jokowi menjadi indikasi kegagalan PSI
Sarmuji mengatakan Golkar sejatinya terbuka bagi siapapun untuk menjadi kader. Terlebih untuk kepala negara yang telah menjabat sebelumnya.
Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono merespons peluang Jokowi akan diumumkan jadi kader dalam waktu dekat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved