Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra memastikan belum menyiapkan jabatan untuk Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Sebab, Gerindra masih menunggu langkah politik Jokowi selanjutnya.
"Sementara kita belum siapkan (jabatan) apa-apa, karena kan memang kita belum tahu rencananya Pak Jokowi," ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dikutip pada Sabtu, 7 Desember 2024.
Dasco menegaskan pada prinsipnya Partai Gerindra terbuka bagi setiap individu yang ingin bergabung. Tapi, Dasco belum mengetahui apakah Jokowi akan memilih Gerindra sebagai wadah berpolitik.
"Tapi kan nggak tahu apakah Pak Jokowi mau masuk ke Gerindra atau punya rencana lain," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo memastikan partainya terbuka untuk pihak yang ingin bergabung. Hal ini disampaikan di hadapan Presiden ke-7 Jokowi usai makan malam bersama.
"Oh kalau (Partai) Gerindra terbuka," kata Prabowo.
Namun, Prabowo mengaku tidak bisa memaksa Jokowi untuk bergabung "Kita tentunya tidak bisa maksa beliau masuk," jelasnya.
(Z-9)
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Jamiluddin menilai upaya mengidentikkan partai dengan Jokowi menjadi indikasi kegagalan PSI
Sarmuji mengatakan Golkar sejatinya terbuka bagi siapapun untuk menjadi kader. Terlebih untuk kepala negara yang telah menjabat sebelumnya.
Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono merespons peluang Jokowi akan diumumkan jadi kader dalam waktu dekat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved