Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (LESPERSSI) Rizal Darma Putra menjelaskan ancaman yang dihadapi Indonesia saat ini semakin kompleks sehingga penting untuk memisahkan fungsi strategis antara intelijen dalam negeri dan luar negeri.
“Pemisahan fungsi intelijen luar negeri dan dalam negeri sangat diperlukan. Begitu pula dengan kewenangan penegakan hukum bagi intelijen dalam negeri,” ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/10).
Berbagai ancaman itu, kata akan berdampak terhadap peran lembaga intelijen, khususnya BIN (Badan Intelijen Negara). Menurutnya, penting bagi pemerintah untuk memperhatikan aspek pengawasan terhadap lembaga intelijen negara.
Baca juga : Rencana Plesiran KPU ke Luar Negeri, Perludem: Semestinya Komisioner KPU Tahu Malu
“Ada tiga bentuk pengawasan yang penting terhadap intelijen, yaitu pengawasan anggaran, operasi, dan regulasi. Namun, di banyak negara, pengawasan terhadap lembaga intelijen selalu mengalami kesulitan,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Rizal menambahkan pihaknya terus mendorong untuk mewujudkan sistem pengawasan yang transparan dalam rangka mengurangi potensi penyalahgunaan kekuasaan.
Sementara itu, peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Muhammad Haripin mengungkapkan bahwa tantangan utama pengawasan terhadap BIN saat ini terletak pada kekosongan aturan yang mengatur kewajiban pengawasan, adanya konflik kepentingan, serta kompleksitas ancaman.
Baca juga : BIN Siap Sinergi dengan Penghubung Komisi Yudisial Awasi Perilaku Hakim di Bali
“Pengawasan yang baik harus mampu meminimalisasi konflik kepentingan dan memperkuat akuntabilitas anggaran BIN,” tuturnya.
Lebih lanjut, Haripin menggarisbawahi pentingnya penguatan BIN sebagai koordinator intelijen nasional, hal itu merujuk pada amanat UU Intelijen. Kendati demikian dalam praktiknya, kata dia, fungsi BIN sebagai koordinator belum optimal karena adanya ego sektoral di antara lembaga-lembaga yang memiliki fungsi intelijen.
“Penguatan dan penegasan peran BIN sebagai koordinator intelijen sangat perlu untuk mengatasi masalah ini,” jelas Haripin.
Baca juga : Pemprov dan Bawaslu Jawa Barat Kerja Sama Tingkatkan Pengawasan Pilkada
Harpin juga menekankan pentingnya pengembangan SDM dalam sistem intelijen. Menurutnya, proses rekrutmen dan pendidikan intelijen di Indonesia telah mengalami kemajuan yang signifikan.
“Termasuk dengan adanya sekolah khusus, kurikulum, dan pengajar dari kalangan sipil dan peneliti,” imbuhnya.
Selain itu, Haripin juga menegaskan bahwa pola pendidikan ideal untuk para intelijen masih perlu diformulasikan lebih baik, terutama untuk menghindari politisasi di dalam tubuh BIN. (J-2)
International Living merilis Global Retirement Index 2026. Yunani menempati posisi pertama. Ini daftar lengkap 10 negara terbaik untuk pensiun.
Kerja sama antara lain mencakup pengembangan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional, pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, pengabdian masyarakat lintas negara,
Keresahan terhadap protes tersebut sampai hingga ke luar negeri.
Laporan Spotify terbaru menyebutkan pembagian royalti yang didapat para musisi Indonesia lewat Spotify, sebagian besar didapatkan dari pendengar luar negeri
Membeli iPhone 16 atau iPhone 16e dari luar negeri bisa menjadi pilihan menarik, terutama jika harga di negara asal lebih murah dibandingkan di Indonesia
Agus menilai bahwa masyarakat harus bersyukur karena tinggal di Indonesia. Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang luar biasa dan memiliki semuanya.
DPR meminta KPPU memperkuat pengawasan persaingan usaha agar pasar lebih adil dan pengusaha kecil terlindungi.
Operator seluler terbesar, seperti Telkomsel, IOH, XL, dan Smartfren, meningkat dari 50,69 juta TB pada 2024 menjadi 55,95 juta TB pada 2025.
Salah satu penyebab utama korupsi kepala daerah adalah tingginya biaya politik dalam kontestasi pilkada.
DPR akan mengawasi langkah konkret yang diambil Panglima TNI sebagai tindak lanjut atas keresahan Presiden.
Diperlukan peningkatan pengawasan, penerapan teknologi mutakhir, serta kontrol operasional pertambangan yang lebih terpadu.
Ia menjelaskan bahwa sistem WBS di Ombudsman dikelola oleh dua unit berbeda melalui Inspektorat dan Keasistenan Utama Manajemen Mutu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved