Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi merespons soal Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang menggunakan pesawat jet pribadi ke Amerika Serikat.
Ia menyebut Kaesang mau naik pesawat pesawat komersial kelas ekonomi usai menghadiri upacara peringatan Proklamasi di IKN pada 17 Agustus silam.
"Mas Kaesang itu terbang ke Jakarta dari sana (IKN) terbang ke Jakarta karena tanggal 18 (Agustus) dia mau ke Amerika, mau numpang pesawat teman ke Amerika ya Mas Kaesang itu naik pesawat kelas ekonomi," ujarnya, Rabu (15/9).
Baca juga : KPK: Kaesang dan Mario Dandy Berbeda
Hasan mengatakan bahwa di dalam pesawat ekonomi yang ditumpangi Kaesang, terdapat kelas bisnis yang ditempati oleh para menteri. Salah satunya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno, dan sejumlah kepala lembaga negara.
Jika memiliki gaya hidup bermewah-mewah, ia menilai putra bungsu Presiden Joko Widodo itu tidak akan menggunakan pesawat komersial dan duduk di kelas ekonomi.
Kaesang, kata Hasan, bisa meminta seseorang untuk menjemputnya menggunakan pesawat jet pribadi dari IKN menuju Jakarta, sebelum terbang menuju Amerika Serikat pada 18 Agustus 2024.
Baca juga : Bukan Empat, Penumpang Jet Pribadi yang Angkut Kaesang Berjumlah 8 Orang
Sedangkan perjalanan ke Amerika Serikat, Kaesang menumpang pesawat jet pribadi milik temannya. Kaesang sempat singgah ke beberapa kota karena mengikuti jadwal teman Kaesang yang memiliki pesawat jet tersebut.
"Artinya bukan teman ini yang menyesuaikan jadwalnya Kaesang, tapi Kaesang menyesuaikan jadwal kawan ini," jelas Hasan.
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, mendapat banyak sorotan di media sosial. Salah satu penyebabnya terkait penggunaan jet pribadi ketika melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.
Dugaan gratifikasi itu ramai dibahas warganet, seperti di media sosial X, setelah Erina Gudono, mengunggah pemandangan dari dalam jet pribadi melalui Instagram.
Pemerintah akan menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang semakin marak terjadi di masyarakat.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menegaskan bahwa seorang juru bicara (jubir) presiden idealnya harus selalu berada di dekat Presiden Prabowo Subianto.
Hasan Nasbi menegaskan bahwa keputusannya mengundurkan diri dari posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan bukan karena dorongan emosi.
HASAN Nasbi mengundurkan diri sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau PCO per 21 April 2025. Hasan mengaku siap memberikan kesempatan ke figur yang lebih baik.
HASAN Nasbi mengundurkan diri sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau PCO per 21 April 2025. Hasan mengakui ada masalah yang tak lagi bisa diatasi.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak tampak saat Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi percepatan penangan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
DIREKTUR Eksekutif Lingkar Madani (LiMA), Ray Rangkuti, mengkritik kebijakan KPK yang memberikan status tahanan rumah kepada tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas.
Ketua Exponen 08, M. Damar meminta agar Dewan Pengawas KPK atau pihak berwenang lainnya segera memeriksa pejabat KPK yang mengizinkan Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah.
KPK menjamin pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah tidak akan mengganggu jalannya proses hukum kasus korupsi kuota haji 2024
JURU Bicara KPK Budi Prasetyo perubahan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dari Rumah Tahanan (Rutan) menjadi tahanan rumah bersifat sementara
ICW mendesak Dewas KPK memeriksa pimpinan lembaga antirasuah itu setelah mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rutan jadi tahanan rumah
ICW mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari Rumah Tahanan (Rutan) menjadi tahanan rumah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved