Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKJEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyodorkan nama Kaesang Pangarep untuk Pilkada Jakarta 2024. Hal ini dilakukan ke sejumlah partai politik (parpol).
"Sudah-sudah, (Presiden Jokowi) sudah nyodorkan (nama Kaesang)," ujar Aboe di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Juni 2024.
Aboe tak membantah atau membenarkan bahwa PKS turut ditawarkan. Ia hanya menyebut tawaran diberikan ke lebih dari satu partai.
Baca juga : Relawan Anies: Belum ada Pembicaraan Mengenai Wakil untuk Maju di Pilkada DKI
Namun, Aboe bungkam saat ditanya sumber informasi yang diperoleh. Ia langsung meninggalkan awak media.
Secara terpisah, Presiden PKS Ahmad Syaikhu memastikan pihaknya sudah bulat mengusung Anies Baswedan dengan Sohibul Iman. Ia berharap akan ada partai lain yang bisa diajak berkoalisi dan mendukung penuh pasangan tersebut.
"Ini keputusan terakhir bahwa kita mengusung pasangan Anies dan Sohibul Iman," tandasnya.
Baca juga : Dukungan PDIP ke Anies Dinilai Bisa Membendung Dominasi Jokowi di Pilgub Jakarta
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep siap dipasangkan dengan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Namun Kaesang belum berkomunikasi dengan Anies.
"Selama ini belum ada komunikasi (dengan Anies)," kata Kaesang kepada wartawan, Jumat 21 Juni 2024.
Kaesang mengisyaratkan alasan khusus yang membuat dirinya belum membangun komunikasi dengan Anies. Kaesang mengaku berbeda dengan Anies. Namun ia tidak menyebut lebih detail.
"Sekadar info saja ya buat teman-teman semua, yang saya kira sudah tahu. Pak Anies sama saya ini, kan beda ya," ujar Kaesang.
(Z-9)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved