Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Satuan Tugas (Kastgas) Pemberantasan Perjudian Online Hadi Tjahjanto mengungkapkan, adanya praktik jual beli rekening di wilayah perkampungan sebagai salah satu upaya untuk mempermudah aktivitas judi online.
Menurutnya, para pelaku akan mendatangi kampung-kampung dan desa-desa untuk mendekati calon korban, berinteraksi dengannya, dan kemudian membuka rekening secara daring.
Setelah rekening dibuka, lanjut Hadi, rekening tersebut akan diserahkan kepada pengepul, yang kemudian akan mengirimkannya kepada bandar judi.
Baca juga : Jokowi Pastikan tak ada Bansos untuk Korban Judi Online
"Rekening yang terkumpul oleh pengepul kemudian dijual kepada bandar, yang kemudian digunakan untuk melakukan transaksi judi daring," jelasnya usai rapat perdana Satgas Perjudian Online, Rabu (19/6).
Hadi telah memerintahkan TNI dan Polri untuk membantu dalam menindak para pelaku dengan menerjunkan personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) serta Bintara Pembina Desa (Babinsa).
"Karena aktivitas ini terjadi di lapisan terbawah masyarakat, saya meminta bantuan dari Bareksrim dan POM TNI untuk menindak jual beli rekening, serta menggerakkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas," tambahnya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
Ia mengatakan angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 25.912 rekening.
Para sindikat pelaku bertemu kacab bank dan menjelaskan cara kerja serta peran masing-masing. Mulai dari persiapan pelaksanaan, eksekusi, hingga tahap timbal balik hasil.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menegaskan bank wajib memberikan informasi kerahasiaan nasabah jika diminta oleh aparat penegak hukum.
PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan pihaknya telah membuka kembali lebih dari 28 juta rekening yang sebelumnya dibekukan sementara.
Pemblokiran itu dilakukan lantaran rekening yang tidak aktif rawan dipakai pihak-pihak tertentu untuk perbuatan kriminal.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Sepanjang 2025, PPATK menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 35,6 juta laporan.
Penurunan drastis ini, memiliki dampak sosial yang besar karena secara langsung menyelamatkan jutaan masyarakat dari kerugian finansial akibat perjudian.
Kunci keberhasilan Erwin Erlani lepas dari jerat judol adalah keberanian untuk merelakan kerugian fantastis tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved