Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga mengungkapkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka lebih cocok untuk berlabuh di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atau Partai Golkar.
Hal itu merujuk pada pernyataan PDI Perjuangan yang menyebut Jokowi dan Gibran sudah bukan lagi kadernya. Penegasan PDIP itu tentu menimbulkan spekulasi ke partai mana Jokowi dan Gibran akan berlabuh.
“Ada dua partai yang cocok untuk Jokowi dan Gibran setelah tidak dianggap lagi sebagai kader PDIP. Dua partai itu PSI atau Golkar,” terangnya.
Baca juga : Kaesang di Pusaran Kekuasaan Tanah Air, Jokowi Main 2 Kaki?
Menurutnya, di PSI, Jokowi dan Gibran pastilah diterima dengan suka cita. Anak Jokowi sekaligus Ketum PSI Kaesang Pangarep akan sangat terbantu bila Jokowi dan Gibran masuk PSI.
“Jokowi dan Gibran juga akan dapat membantu membesarkan PSI. Peluang akan sangat terbuka mengingat Jokowi punya relawan militan dan pengaruh politik yang masih besar. Bahkan Gibran juga nanti punya pengaruh politik yang besar selama menjadi wakil presiden,” sambungnya.
Jamiluddin menambahkan kalau PSI besar, tentu dapat menjadi kendaraan politik bagi keluarga besar Jokowi. Siapa pun keluarga Jokowi yang akan berkarier di politik bisa menggunakan PSI.
Baca juga : Presiden Jokowi bukan Lagi Bagian dari PDIP
“Jokowi tidak perlu lagi melobi partai lain untuk menggunakan kenderaan politik keluarganya.”
Di sisi lain, Jokowi dan Gibran juga pasti diterima oleh para elite Partai Golkar. Hanya saja, Jokowi dan Gibran tentunya tidak akan mudah mendominasi di Golkar. Keduanya hanya menjadi kader Golkar yang pengaruh politiknya sulit mengakar hingga ke akar rumput.
“Karena itu, Jokowi tidak terlalu leluasa menjadikan Golkar sebagai kendaraan politik bagi keluarganya. Golkar akan sulit dijadikan rumah keduanya. Hal itu lebih berpeluang dilakukannya di PSI,” tandasnya.
Oleh sebab itu, Jamiluddin menekankan bahwa Jokowi dan Gibran tampaknya lebih pas berlabuh di PSI. Jokowi dan Gibran dapat menjadikan PSI seperti partainya sendiri, sehingga ambisinya di dunia politik akan lebih mudah mewujudkannya.
“Hal itu juga akan menjadi pembuktian bagi Jokowi dan Gibran bahwa mereka dapat membesarkan partai politik. Setidaknya dapat mengangkat PSI bersaing dengan PDIP sebagai partai besar di tanah air,” pungkasnya. (Z-7)
Presiden Prabowo Subianto mengundang SBY, Jokowi, Jusuf Kalla, hingga ketum parpol ke Istana Merdeka malam ini. Simak agenda dan daftar tokoh yang hadir.
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melepas keberangkatan Presiden Prabowo Subianto ke Washington D. C., Amerika Serikat, di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma.
KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti lemahnya kemampuan negara mengembalikan aset hasil korupsi, meski kerugian negara terus membengkak hingga ratusan triliun rupiah.
WAKIL Presiden, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada pemidanaan semata.
DPP Golkar secara konsisten meminta seluruh kader yang duduk di kursi pemerintahan untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Akademi Partai Golkar nantinya melakukan pengkajian-pengkajian untuk memberikan masukan bagi Partai Golkar dalam pemenangan Pemilu 2029.
Jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
WAKIL Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan pihaknya merekomendasikan pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kepada DPRD.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menegaskan kesetiaan mutlak kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved