Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
STRATEGI Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mengaku masih belum bisa mencari jalan tengah atas perbedaan kebijakan tentang impor produk hewani di Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Beleid dari mereka dibutuhkan untuk melancarkan pengadaan susu gratis yang digadangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka.
“Kami sampai harus rapat maraton, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, Selasa itu harus mempertemukan tadi Kementan dan Kemendag memang (masalahnya) di tengah situ, terkait dengan kebijakan yang berbeda,” kata Tenaga Ahli Penguatan Pengadaan Ekspor Impor Stranas PK Frida Rustiani di Jakarta, Rabu (24/4).
Frida menjelaskan Kementan mengizinkan perusahaan meminta rekomendasi impor produk olahan hewan lebih dari satu kali dalam satu tahun. Menurutnya, sudah hampir 100 berkas pengajuan yang dikeluarkan oleh instansi itu sampai Maret 2024.
Baca juga : Taufik: Impor Ketika Panen Raya, Dipertanyakan Keberpihakan kepada Petani
“SRP (surat rekomendasi pemasukan) yang sudah keluar dari 39 perusahaan, ada 94 rekomendasi dari 39 perusahaan (yang mengajukan di Kementan),” ujar Frida.
Rekomendasi yang sudah dikeluarkan itu akan dimasukkan dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) milik Kemendag. Namun, Kemendag cuma mengizinkan perusahaan melakukan satu kali importasi produk olahan hewan dalam setahun.
“Itu dia (SIINas) hanya satu PI (persetujuan impor) untuk satu perusahaan untuk satu tahun. Karena itulah prinsip SIINas,” ucap Frida.
Baca juga : DPR: Harus Ada Kesepahaman Data Pemerintah untuk Minimalisir Importasi Jagung
Kebijakan yang berbeda itu membuat izin impor yang sudah diberikan Kementan tidak bisa dilakukan semuanya. Di sisi lain, Kemendag juga tidak mau melanggar aturan yang dibuat oleh mereka.
“Dari sini (Kementan) ada 39 entitasnya, 39 perusahaan yang mengajukan, 94 rekom sementara di sini (Kemendag) hanya bisa menerima satu saja untuk satu perusahaan, enggak ketemu kan, masing-masing enggak mau mengalah,” kata Frida.
Stanas PK saat ini mencoba mencari jalan tengah atas perbedaan kebijakan itu. Menurutnya, Kementan dan Kemendag baru memberikan solusi sementara.
Baca juga : Dean Novel : Jangan Buat Kesimpulan Stok Jagung Nasional untuk Impor Jagung
“Caranya gimana? Ya jalan tengahnya, kalau ada satu perusahaan yang dapat lima rekomendasi itu di-bundel jadi satu summary rekomendasi, ini masih menjadi perdebatan,” ujar Frida.
Kesepakatan itu diyakini tak akan bertahan lama. Menurut Frida, Kementan harus mengubah aturan yang ada dan mengimbangi kebijakan di Kemendag demi program susu gratis.
“Tapi itu solusi singkat, selama Permentannya belum diubah akan ketemu lagi situasi seperti ini. Padahal, terkait dengan program susu gratis, kan kalau Presiden di lantik misalnya Oktober (2024) lah,” ucap Frida.
Kedua instansi itu harus mengalah demi melancarkan program susu gratis. Apalagi, kata Frida, pelantikan Prabowo sebagai Presiden berlangsung beberapa bulan lagi.
“Intinya sampai Maret saja kemarin sempat ramai karena tidak bisa impor susu, padahal solusi yang kemarin itu kita sepakati umurnya cuma sampai Agustus, karena enam bulan. Kementan masih pegang enam bulan, ini yang tidak bisa kami ubah kesepakatan ini. Tidak menemukan jalan tengah,” tutur Frida. (Z-3)
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
EKONOM Indef Ariyo Irhamna mendesak pemerintah memperketat pengawasan dan penegakan aturan impor, menyusul memburuknya kondisi industri tekstil nasional.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keterlibatan petani muda dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia merupakan faktor penentu keberlanjutan pangan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved