Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNYATAAN Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi yang mengatakan bahwa stok jagung nasional saat ini dalam kondisi tidak tersedia mendapat beragam respon penolakan dari petani maupun pedagang jagung.
Saat diwawancara terkait hal ini pada hari Rabu (22/9). Dean Novel, Direktur PT Datu Nusra Agrobisnis (DNA), salah satu koorperasi jagung di Nusa Tenggara Barat (NTB), mengatakan Kemendag sebaiknya jangan membuat kesimpulan tentang stok jagung di dalam negeri untuk tujuan impor jagung.
“Tahun 2020 yang lalu, harga jagung anjlok tajam. Kemendag kemana saja? Mengapa saat harga jagung lebih baik dari tahun lalu, kebijakannya impor?” tanya Dean
Menurut Dean, pada musim panen raya bulan Maret 2021 yang lalu harga panen raya cukup baik diatas harga Maret 2020 yang sangat murah.
Kenaikan harga yang dimulai bulan Maret 2021, ditengarai Dean, disebabkan banyak aksi beli dari Peternak dan Feedmill secara langsung ke daerah-daerah sentra.
“April hingga Juli 2021, harga terus mengalami rally naik karena iklim pada saat itu anomali,kemarau basah. Saat itu, hampir rata-rata petani tidak mau lagi jual Jagung Tongkol / Glondongan atau Pipilan Basah. Petani hanya mau jual pipilan kering karena alasan harga. Jadi, stok jagung cukup banyak di tangan petani,” ujarnya.
Dean meyakini pada September dan Oktober 2021 besok, areal panen masih ada tersebar meski tidak dalam luasan yang seperti bulan Maret dan April, tapi ada saja panen. Para petani masih tahan stok panennya.
“Bulan Oktober dan November, di tempat kami di Lombok akan panen seluas sekitar 4.000 Ha di dua Kecamatan yaitu Gerung dan Lembar di Lombok Barat. Di lokasi ini, pola tanam dan panennya sejak dahulu begitu karena lahan irigasi, mereka tanam jagung di musim kemarau dan panen di musim hujan,” ujarnya.
Dean berharap pemerintah juga menambah alokasi dryer dengan kapasitas yang cukup. Ada 400 ton jagung yang ready dan sedang berjalan proses panen dan pengeringan sekitar 500 ton. Selama ini segmen pasarnya untuk peternak di Lombok dan Bali disamping segmen jagung untuk food grade.
Terkait harga telur yang anjlok menurutnya di Jawa mungkin sedang tidak banyak yang makan ayam dan telur “Jadi ya jangan salahkan harga jagung, Peternak Lombok dan Bali, biasa saja tuh. Meski katanya mahal tapi mereka masih beli kok. Dan ada satu yang menjadi pertanyaan besar saya selama ini," paparnya.
“Sesungguhnya populasi Ayam yang saat ini dipelihara atau dimiliki Peternak dan Perusahaan lain. Apakah populasi tersebut dilaporkan atau tidak?” tutur Dean. (RO/OL-09)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved