Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mengajak masyarakat menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024. Sebab, arah bangsa lima tahun ke depan ditentukan dalam satu hari.
"Apapun kekurangan yang ada, tapi berpartisipasi secara aktif itu jauh lebih baik daripada bersikap masa bodoh," kata Surya Paloh di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 8 Februari 2024.
Surya Paloh mengatakan dirinya ingin melihat Pemilu 2024 semakin baik dari pemilu-pemilu sebelumnya. Sehingga dia berharap semua pihak memiliki kesadaran untuk aktif dan menjaga kesatuan.
Baca juga : Surya Paloh Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi di Pemilu 2024
"Stabilitas nasional yang dimiliki Indonesia saat ini jauh lebih penting dan jangan sampai terkorbankan," ujar dia.
Surya Paloh menyebut proses demokrasi Indonesia tidak boleh mundur. Setiap warga negara memiliki peran dengan menggunakan hak pilih dan memilih sesuai hati nurani.
"Berikan hak suara dan ikut serta mengawal suara yang telah diberikan demi kemajuan keberlangsungan roda pembangunan bangsa ke depan," jelas dia. (Z-7)
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
IPP menjadi media untuk mendokumentasikan segenap proses pembelajaran dalam visi pendidikan pemilih berkelanjutan
Sistem pemilu Indonesia perlu ditata ulang agar lebih sederhana dan mudah dipahami oleh pemilih.
Adapun pada pilkada 2007 dan 2012, partisipasi pemilih mencapai sekitar 65 persen. Sedangkan pilkada 2017 jumlahnya meningkat lebih dari 70%.
Sebanyak 46% responden menyatakan pilihan mereka tidak dipengaruhi oleh partai pengusung.
Warga yang namanya tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) maupun DPT tambahan (DPT-b) tetap bisa menyalurkan hak politiknya di Pilkada 27 November.
Masih banyak masyarakat Jakarta yang mau melihat terlebih dahulu seperti apa karakter calon pemimpinnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved