Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mewanti-wanti agar tidak ada yang mencoba merusak demokrasi. Sebab, tindakan itu berpotensi memecah belah Indonesia.
"Kita ingatkan kepada siapapun itu, jangan coba-coba merusak demokrasi," kata Surya Paloh dalam kampanye terbuka Partai NasDem di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sumatra Selatan, Rabu, (31/1).
Surya Paloh mengatakan Indonesia punya sistem demokrasi dalam ketatanegaraan. Termasuk, kebebasan berserikat dan menentukan pilihan.
"Hak-hak itu jangan diintervensi apalagi dihalangi. Itulah demokrasi berkeadilan dan beradab," papar dia.
Surya Paloh mengajak seluruh pihak sama-sama mencintai Indonesia. Caranya dengan menjaga persatuan dan kesatuan.
"Kalau ada yang mencoba memecah belah persatuan di antara kita, saya pikir bukan hanya kita yang ingin melawannya tapi alam pun akan menghajarnya," ujar dia.
Surya Paloh menyebut Partai NasDem berkomitmen menjadi benteng persatuan di Indonesia. Indonesia dinilai butuh teladan dari para pemimpin dan tokoh bangsa/.
"Termasuk pimpinan partai politik maupun diri saya sendiri berkewajiban memberikan keteladanan," tutur dia. (Z-8)
Pakar FH UI Titi Anggraini menyoroti lemahnya transparansi keuangan partai politik Indonesia, menekankan audit eksternal dan pengawasan tegas dibutuhkan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved