Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Henri Subiakto menyampaikan dukungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terhadap salah satu pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden sudah terlihat dan semakin terang.
Adapun kunjungan kerja presiden yang semakin intens ke daerah-daerah serta membagi-bagikan bantuan menurutnya bagian dari tujuan politik
"Memang Presiden Jokowi mengatakan sendiri dirinya akan cawe-cawe, dan apa yang dilakukan sekarang bagian dari pernyataan itu. Jadi beliau sudah tidak malu lagi dilihat dan dinilai mendukung paslon nomor urut 02 demi tujuan politik yang ditargetkan," terang Henri yang juga Pengamat Komunikasi Politik ketika dihubungi, Senin (22/1)
Baca juga: Jokowi dan Gibran Keliling Jateng, Timnas Amin: Biar Masyarakat yang Menilai
Menurutnya ada peran presiden menyokong Paslon Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bersama partai-partai besar.
" Jika nanti pasangan 02 menang Pilpres, itu logis karena memang didukung oleh kekuatan besar politik, dan dana yang besar pula. Ada partai-partai besar seperti Gerindra, Golkar, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)," ujarnya
Baca juga: Kubu Anies Baswedan-Cak Imin: Jangan Bohongi Publik Soal Bansos dari Jokowi
Selain itu, Henri juga menyebut ada kalangan pengusaha dan artis yang diarahkan untuk mendukung paslon 02
Hal itu, terangnya, menunjukkan belum berubahnya arus politik yang terjadi di masyarakat yaitu dalam hal memberikan suara, mereka sebagian besar masih terdorong dan ditentukan oleh faktor kekuatan politik dan dana
"Jokowi sendiri logis jika sekarang sudah all out memenangkan pasangan 02, karena resiko yang dipertaruhkan sangat besar dalam Pilpres 2024 ini. Jika 02 gagal, bisa habis karir dan dinasti Jokowi dalam politik. Itulah makanya keseriusan cawe-cawenya tidak main-main," tukasnya. (Ind/Z-7)
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved