Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT militer dari Centra Initiative, Al Araf mengatakan bahwa tanpa adanya Buku Putih Pertahanan, akuntabilitas pemerintah di sektor pertahanan patut dipertanyakan. Komitmen di sektor pertahanan dinilai sangat rendah, sehingga tidak heran bila publik terus mempersoalkan pembelian alutsista dan lainnya.
"Buku Putih Pertahanan berfungsi sebagai dasar pijakan untuk menjelaskan arah orientasi pertahanan dan garis-garis besar pertahanan Indonesia, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memahami sektor pertahanan, sehingga masyarakat merasa aman dan tenang karena tahu arah pertahanan indonesia. Di sisi lain Buku Putih juga penting menjelaskan kepada masyarakat internasional bahwa kekuatan pertahanan Indonesia tidak mengancam negara lain," jelasnya kepada Media Indonesia, Rabu (10/1).
Selain itu buku putih pertahanan juga berfungsi sebagai basis dasar arah perencanaan Kementerian Pertahanan yang bisa jadi dasar untuk mengevaluasi dan menilai apakah arah pertahanan sudah sesuai dengan yang direncanakan atau tidak
Baca juga: Survei Ipsos Public Affairs Ungkap Elektabilitas Tiga Pasangan Capres-Cawapres
"Karena Prabowo tidak membuat Buku Putih Pertahanan akhirnya dia menjadi beban dan sulit untuk berdebat presiden kemarin malam, karena sulit untuk memahami keberhasilan dan kegagalan karena baseline arah pertahanannya tidak ada," imbuhnya
Al Araf pun meminta pemerintah agar melakukan belanja alutsista sesuai rencana dan kebutuhan. Perlu menyusun skala prioritas, transparan dan akuntabel. Kemudian hapuskan pihak ketiga, G to G, dan KPK bisa mengawasi dan menginvestigasi kalau ada penyimpangan.
Baca juga: Mahfud: Data Alutsista Bukan Rahasia Negara
"Beli baru dan tidak bekas sebaiknya serta memperkuat industri pertahanan dalam negeri," tutupnya. (Van/Z-7)
Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo Subianto, kini diusulkan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Simak profil dan hubungan keluarga mereka.
Perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan menjadi suntikan semangat bagi dirinya dan rekan-rekan sesama mahasiswa.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mendukung wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas keponakan Prabowo Subianto
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss, Minggu (18/1) untuk menghadiri sejumlah pertemuan strategis di antaranya World Economic Foru
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkap arahan Presiden Prabowo agar perguruan tinggi memperkuat riset dan inovasi berbasis sains.
Apel kebangsaan dan doa bersama merupakan penegasan komitmen jogo Lamongan.
Mengusung tema “Stronger Together: Building the Future of Innovation”, acara ini menjadi simbol nyata dalam memperkuat sinergi.
ORGANISASI kesehatan dunia, WHO, menetapkan angka prevalensi stunting (tengkes) tiap negara sebaiknya di bawah 20%.
Komitmen: Janji setia yang ditepati. Bangun kepercayaan, raih tujuan, dan ukir kesuksesan dengan komitmen kuat.
Komitmen: Janji setia dalam hubungan. Jaga integritas, bangun kepercayaan, dan raih kebahagiaan bersama. Pelajari selengkapnya!
Film ini menggali kompleksitas hubungan, ketakutan akan komitmen, dan perjalanan menemukan makna cinta sejati dari sisi laki-laki
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved