Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku membahas perihal politik, termasuk kegiatan kampanye untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/1).
Zulhas, begitu sapaan akrabnya, melaporkan pada Jokowi terkait hasil kampanye yang ia jalankan sebagai pengusung pasangan Prabowo-Gibran.
"Lapor, ya kan. Saya ke Indonesia timur, ke Sumatra, ke Jawa Tengah, ke Jawa Timur. Saya bilang, kami dapat sambutan begitu hangat. Mas Gibran, Pak Prabowo, disambut hangat sekali," ujar Zulkifli usai makan siang dengan Jokowi.
Baca juga: Soal Makan Bersama, Jawaban Jokowi dan Zulhas Berbeda
Ia juga memastikan bahwa Prabowo-Gibran akan melanjutkan pekerjaan yang sudah dilakukan Jokowi saat ini, termasuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kami menyampaikan pikiran-pikiran kita, menyampaikan apa yang harus dilakukan, melanjutkan apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi. Pak Jokowi ini kan sangat pembaharu ya. Membangun IKN, membangun tol Jawa tembus, tol Sumatera tembus," ucapnya.
Baca juga: Soal Jokowi Bertemu Prabowo, Anies: Biar Rakyat Menilai
Selain itu, Zulkifli menyatakan akan melanjutkan bantuan sosial (bansos) serta program pemerintah lainnya. Ia juga menjanjikan dana abadi bagi pondok pesantren.
"Termasuk urusan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Program Keluarga Harapan, bansos, itu akan dilanjutkan, akan ditambahkan, dana abadi pondok. Ini kita sampaikan insya Allah sekali putaran bisa selesai," tandasnya. (Z-11).
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
Terlebih, hasil survei terkini Median menempatkan elektabilitas Anies dan KDM masuk tiga besar di bawah Prabowo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved