Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANYAAN berisi singkatan yang menjebak seperti dilontarkan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka kepada cawapres nomor urut 01 Muhaimin Iskandar tentang SGIE dipastikan tidak bakal muncul lagi dalam debat berikutnya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyampaikan kepada masing-masing tim pasangan calon agar para kandidatnya menjelaskan kepanjangan istilah yang digunakan saat bertanya ke kandidat lain.
Selain itu, penjelasan lebih lanjut juga dibutuhkan jika kandidat melontarkan istilah yang belum populer atau tidak terlalu familiar digunakan. "Supaya debatnya efektif, langsung to the point tentang substansi yang dipertanyakan," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (5/1).
Baca juga: Qodari Optimistis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
Menurut Hasyim, pengajuan pertanyaan yang jelas dari para kandidat diperlukan untuk menghindari pertanyaan lanjutan dari kandidat yang ditanya. KPU telah mengevaluasi hal kejadian pertanyaan menjebak dari Gibran ke Gus Muhaimin bersama semua tim pasangan calon.
Dalam kesempatan yang sama, anggota KPU RI August Mellaz mengakui ada kesungkanan dari tim pasangan calon untuk menyampaikan imbauan kepada para kandidat agar tidak melontarkan pertanyaan singkatan. Oleh karena itu, ruang bagi kandidat mengajukan pertanyaan singkatan ke kandidat lain memang masih terbuka.
Baca juga: Fokus Prabowo-Gibran Berkolaborasi dengan Rakyat, bukan Berkompetisi dengan Paslon Lain
Namun, KPU RI menyiasatinya dengan mengedepankan fungsi moderator yang tidak hanya bertugas sebagai penjaga waktu. "Peran moderator akan menjalankan fungsi untuk mempertegas terkait dengan akronim ataupun istilah tanpa mengurangi waktu dari setiap paslon pada saat debat dilaksanakan. Itu sudah clear," tandasnya. (Tri/Z-7)
WAKIL Presiden, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tasikmalaya dan menyoroti bangunan gedung Poliklinik RSUD Dr Soekardjo yang mangkrak.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1).
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Dekai ibukota Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Pangdam XVII/Cendrawasih mengatakan akan dijadwalkan kembali
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan yang dijadwalkan Rabu (14/1) disebabkan alasan keamanan sehingga wapres pergi ke Biak Numfor
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan. Kunjungan itu dijadwalkan Rabu (14/1) atas alasan keamanan
PEMBATALAN kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Yahukimo mengungkap kembali potret kelam keamanan di Bandar Udara Nop Goliat Dekai atau Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Cak Imin menegaskan bahwa fase pemulihan pasca tanggap darurat harus dimulai dengan langkah-langkah pemberdayaan yang terintegrasi.
Muhaimin Iskandar langsung menepis anggapan bahwa pernyataan Presiden tersebut merupakan sinyal kekhawatiran terhadap manuver politik PKB.
Kemenko PM kembali memfasilitasi kepulangan puluhan warga Jawa Tengah (Jateng), Banten, dan Jawa Barat tenaga kerja penderes getah pinus yang terdampak bencana Aceh ke daerah asalnya.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang terampil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved