Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) diprediksi akan ngotot membuat pemilihan presiden (pilpres) 2024 berlangsung satu putaran. Upaya itu diyakini untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Saya tidak menemukan alasan Pak Jokowi, Prabowo, dan Gibran untuk tidak memaksakan satu putaran,” kata pengamat komunikasi politik Hendri Satrio di Amaris Hotel, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Januari 2023.
Baca juga: Mahfud Protes ke KPU soal Surat Suara Simulasi
Hendri mengatakan Prabowo-Gibran berpotensi kalah bila melaju ke putaran kedua. Apalagi, Jokowi sudah berusaha mengikutsertakan anaknya, Gibran, melalui Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kemudian (Gibran) dituduh samsul (asam sulfat), belimbing sayur, (Prabowo dituduh) penculik,” papar dia.
Baca juga: 2 Panelis Debat dari Universitas Pertahanan, Kubu Anies-Muhaimin Husnuzan
Meski begitu, Hendri menyoroti kondisi masyarakat yang semakin kritis. Hal itu terbukti dari berbagai hasil survei elektabilitas Prabowo-Gibran.
“Daya kritis masyarakat luar biasa terhadap pasangan ini sehingga 40 persen saja tidak masuk,” ujar dia.
(Z-9)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved