Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KUMPULAN anak muda yang berjejaring dalam RelawanMuhaimin.id menggelar ratusan kegiatan kemasyarakatan dengan menggaet milenial dan gen-z se-Indonesia untuk memenangkan Anies-Muhaimin (Amin) menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029.
Ratusan kegiatan yang dilakukan di Kabupaten/Kota Se-Indonesia ini memiliki berbagai ragam kegiatan, seperti: konsultasi kesehatan mental, festival musisi jalanan, cek kesehatan dan pengobatan gratis, USG gratis untuk Ibu muda, lomba mural batik, diskusi politik kesejahteraan, pelatihan daur ulang sampah, lomba volley, workshop siap kerja, lomba fotographer, sarapan sehat untuk pekerja informal, lomba futsal, potong rambut gratis, lomba konten kreator, lomba olahraga tradisional, dan turnament game online.
RelawanMuhaimin.id hadir dengan wajah berbeda untuk membawa spirit perubahan ke dalam sendi-sendi kehidupan milenial dan gen-z.
Baca juga: Amin Hindari Kampanye Saling Menjelekan
“RelawanMuhaimin.id hadir tidak hanya sekadar membuat deklarasi dukungan, kami ingin menunjukkan bahwa relawan ini bergerak secara nyata menjawab kegelisahan milenial dan gen-z.” Jelas Perwakilan Komite Nasional RelawanMuhaimin.id, Hamdi Umanailo.
Lebih lanjut Hamdi menerangkan, “Seperti diketahui, menurut Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey 2022, 15,5 juta (34,9%) remaja mengalami masalah mental dan 2,45 juta (5,5%) remaja mengalami gangguan mental. Kegelisahan ini secara konkret langsung kita atasi dengan membuka seminar dan konsultasi kesehatan mental secara gratis.”
Relawanmuhaimin.id adalah jaringan relawan Muhaimin Iskandar yang menghimpun ratusan relawan Kabupaten/Kota Se-Indonesia yang memiliki beragam corak kegiatan kerelawanan.
Baca juga: Ikuti Jejak JK, Kader Muda Partai Golkar Menyatakan Dukungan untuk Amin
"Ini adalah bentuk dan wujud kami menjunjung daya kreativitas dan inovasi yang tinggi terhadap anak muda, dengan membuat berbagai kegiatan relawanmuhaimin.id di ratusan Kabupaten/Kota dengan corak yang beragam. Seperti di antaranya: di Kota Bandung kami punya Relawan Muhaimin Iskandar (Remind), di Semarang teman-teman pemuda membuat Kawula Muda perubahan, di Malang ada Jaringan Akar Rumput (Jangkar) Muhaimin, di Kota Serang berkumpul Jaringan Muhaimin (Jamu), di Kabupaten Bondowoso kawula relawan membuat Koalisi Pemuda dan Simpatisan Cak Imin (Kompas), di Garut nuga ada dengan nama Loyalis Garut Muhaimin (Login), dan di Kabupaten Rembang dengan nama Kawula Guse, dan berbagai kelompok relawan lainnya."
Sukses menggelar ratusan kegiatan yang bertajuk milenial dan gen-z, RelawanMuhaimin.id membuka peluang dan kesempatan untuk anak-anak muda Indonesia yang ingin bergabung dengan relawan ini.
“Kami memanggil anak-anak muda Indonesia yang peduli dengan kegelisahan gen muda untuk ikut serta bergabung ke RelawanMuhaimin.id. Kita buktikan bahwa muda bisa menentukan. Informasi lebih lanjut tentang kami bisa diakses melalui laman www.relawanmuhaimin.id atau Instagram @relawanmuhaimin.id.”
Perlu diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyebut 52% pemilih muda yang akan mendominasi Pemilu 2024. (RO/Z-1)
Hal tersebut terungkap dalam Survei RIMBA atau Sukarelawan Indonesia Pembela Alam yang dilakukan pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Sekitar 85,1% responden mengaitkan stres dengan kesulitan dalam kesehatan usus, sementara kebiasaan makan yang tidak teratur juga turut memperburuk kondisi.
RUMAH bagi generasi muda kini tidak lagi semata dipilih berdasarkan luas bangunan atau jumlah kamar.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Awalnya mereka merasa terinspirasi dari postingan teman-temannya, sehingga kemudian ingin ikut pula menginspirasi.
Gen Z menjadi aktor utama dan ujung tombak penggunaan teknologi digital dalam memberikan inovasi ekosistem keuangan digital
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved