Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD banyak menitikberatkan pemberantasan korupsi dalam menyampaikan visi-misi pada debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/12). Padahal, tema debat kali ini berkutat seputar ekonomi.
Mahfud memulai pemaparannya dengan mempertanyakan mungkin tidaknya Indonesia merasakan kembali pertumbuhan ekonomi sampai 7% seperti yang pernah terjadi pada akhir dekade 80an dan awal 90an. Berdasarkan jawaban dari para ahli, penyebab tidak dapat terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi sampai 7% saat ini karena kebodohan bangsa kita sendiri.
Padahal, Indonesia disebutnya kaya akan sumber daya alam (SDA) dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang hebat. "Masalahnya, banyak korupsi dan inefisiensi di sektor-sektor pertumbuhan ekonomi, yaitu di sektor konsumsi, belanja pemerintah, ekspor-impor, dan investasi," terangnya.
Baca juga: Mahfud MD Kenakan Baju Khas Madura Jelang Debat Cawapres
Bahkan, lanjut Mahfud, korupsi terjadi di tiga matra, yakni di darat, laut, dan udara. Di darat misalnya, korupsi merambah dunia pertabangan. Masalah kelauatan juga disebutnya tak luput dari korupsi. Sedangkan di udara, industri pesawat udara juga dikorupsi. Korupsi, sambungnya, menyebabkan rakyat jadi miskin.
Menurut Mahfud, pelaku usaha justru tidak takut jika dirnya menjadi wakil presiden. Sebab, ada anggapan bahwa jika ia menjadi wapres, orang-orang takut ditangkap. Ia mengklaim banyak yang berharap Mahfud menjadi wapres karena memiliki latar belakang penegak hukum.
Baca juga: KPU Ajak Masyarakat Simak Gagasan Visi-Misi Ketiga Cawapres
"Karena kami kalau mau investasi di Indonesia, diperas. Kalau kami bayar padahal diperas, kami ketawan, kami dtiangkap, katanya akmi menyuap. Padahal kami diperas. Kita harus lawan korupsi," pungkasnya.
Debat kedua kali ini mengambil tema ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, pajak, tata kelola APBN/APBD, investasi, perdagangan, infrastruktur, serta perkotaan. (Z-6)
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved