Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani membela Zulkifli Hasan terkait tudingan penistaan agama ihwal perubahaan bacaan dan gerakan salat di masyarakat yang menyentil pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Amin. Zita yang merupakan putri Zulhas itu menegaskan, PAN tidak mungkin melakukan provokasi agama.
Saat ditemui di Kantor Bawaslu Jakarta Pusat, Zita mengatakan ada oknum yang sengaja memainkan isu pecah belah agama pada Pemilu 2024. Oknum itu, sambungnya, adalah oknum yang sama pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pemilu 2019. Padahal, isu tersebut dinilai sudah tidak laku lagi.
"Karena sekarang semuanya sudah joget, semuanya sudah riang gembira. Capres-capres kita happy, joget, berteman dengan baik," ujarnya, Kamis (20/12).
Baca juga : Zulhas Buat Lelucon Gerakan Salat dan Simbol Amin, Timnas: Tidak Lucu!
Alih-alih memprovokasi agama, Zita justru menilai bahwa Zulhas mengajak masyarakat untuk tidak mempraktikan politik agama. Ujaran itu dikemas Zulhas lewat guyonan, sehingga masyarakat mudah memahami. Bahkan, Zita menyebut Zulhas sedang mendorong terselenggaranya pemilu damai.
Zulhas sebelumnya menyampaikan gurauan tersebut dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (19/12). Saat itu, Zulhas datang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Perdagangan.
Zita berkilah, meski berbicara sebagai Mendag, atribusi Zulhas sebagai Ketua Umum PAN tidak dapat dilepaskan. "Ketika acara itu mungkin ada pertanyaan atau apa, ya dia menjawab sebagaimana dengan kapasitasnya, baik sebagai Mendag maupuan Ketum PAN," tandasnya.
Baca juga : Koalisi Indonesia Maju: Cawapres akan Ditentukan Prabowo
Terpisah, Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Nurlia Dian Paramita mengingatkan, ada anggaran negara yang dikeluarkan saat Zulhas hadir di acara APPSI. Oleh karena itu, fasilitasi acara seharusnya tidak terjebak pada ujaran dukung mendukung salah satu pasangan capres-cawapres. Bagi Mita, ruang kegiatan negara haram untuk dipakai kampanye.
Menurutnya, akan bijak jika Zulhas meminta maaf atas ujaran yang disampaikan. Ini termasuk soal telunjuk jari saat salat akibat terlalu cinta atau mendukung capres-cawapres nomor urut 2 serta menghayati kalimat amin.
"Ini kentara bahwa agama menjadi alasan ampuh sebagai kendaraan politik, tapi di sisi lain tidak sepantasnya menjadi bahan candaan," pungkasnya. (Tri/Z-7)
Usai pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026), Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.
Diketahui, dalam proses penyelidikan penyidik telah memeriksa pelapor dan saksi dari pelapor. Kemudian, memeriksa ahli. Total ada enam laporan masuk terhadap Pandji di Polda Metro Jaya.
Dari lima laporan yang masuk salah satu di antaranya dilayangkan oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus Aliansi Pemuda Muhammadiyahh, Rizki Abdul Rahman Wahid.
Hal ini buntut pernyataan Eggi yang mengibaratkan pertemuan dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah seperti kisah Nabi Musa AS mendatangi Firaun.
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi 'Mens Rea' yang menyinggung NU dan Muhammadiyah. Simak kronologi dan pasal yang disangkakan.
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Saksi-saksi yang dihadirkan tidak menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara unggahan Laras Izati di media sosial dengan tindakan kekerasan atau kerusuhan di masyarakat.
Imbauan ini disampaikan seusai konflik antara kelompok pemuda kembali pecah di kawasan Stain/Arbes, Kecamatan Sirimau, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Jumat (26/12).
Pelaku salah sasaran mengira korban adalah kelompok lawan yang akan melakukan aksi tawuran
Insiden salah paham antara personel Brimob dengan anggota Badan Intelijen Strategis TNI tidak boleh dipelintir menjadi konflik TNI-Polri.
ALIANSI Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor secara tegas mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan tindakan penjarahan.
PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved