Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Redam Gejolak, Pemkot Ambon Minta Masyarakt Abaikan Provokasi

Cahya Mulyana
27/12/2025 14:03
Redam Gejolak, Pemkot Ambon Minta Masyarakt Abaikan Provokasi
ilustrasi(MI)

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengimbau seluruh masyarakat Kota Ambon untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan damai.

“Mari kita saling bergandengan tangan mewujudkan Kota Ambon yang aman dan damai. Jangan mau diprovokasi dengan diadu domba oleh siapa pun,” kata Bodewin, di Ambon, Sabtu (27/12).

Imbauan ini disampaikan seusai konflik antara kelompok pemuda kembali pecah di kawasan Stain/Arbes, Kecamatan Sirimau, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Jumat (26/12).

Wakil Wali Kota Ambon, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bergandengan tangan mewujudkan Kota Ambon yang aman dan harmonis.

Pesan utama yang disampaikan adalah ajakan untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, terutama dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya serta mengedepankan sikap saling menghormati dan toleransi.

“Imbauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Selain imbauan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menaruh perhatian terhadap konflik yang terjadi di lingkungan Stain Ambon.

Wali Kota mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri dan menyelesaikan persoalan melalui dialog serta mekanisme yang berlaku, guna mencegah meluasnya dampak konflik ke masyarakat umum.

“Konflik di lingkungan kampus seharusnya disikapi secara dewasa dan tidak disertai tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,”ucapnya.

Pemerintah Kota Ambon mendukung langkah-langkah penyelesaian secara damai serta mengimbau mahasiswa dan civitas akademika UIN Ambon agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh situasi.

Diketahui, akibat bentrok tersebut, tercatat sebanyak 10 orang mengalami luka-luka. Saat ini Polda Maluku masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan pihak-pihak yang terlibat. (Ant/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya