Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan negara. Dalam pernyataannya, Prabowo menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi unjuk rasa yang berujung pada kekerasan dan kerusuhan.
Pernyataan tegas ini dikeluarkan setelah serangkaian aksi demonstrasi yang berujung anarkis, dengan insiden seperti pembakaran gedung, pembakaran fasilitas umum, serta penyerangan terhadap markas-markas institusi negara. Kejadian-kejadian ini, menurut Presiden, menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap hukum dan ketertiban yang harus segera direspons dengan langkah yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Tindakan tegas ini disambut baik oleh Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP) Arsyad Cannu. Menurutnya, keputusan Presiden Prabowo Subianto tepat. Arsyad menilai aksi-aksi anarkis yang terjadi belakangan ini, seperti pembakaran gedung dan fasilitas umum, tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi dan cenderung merusak tatanan hukum yang ada.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana, dan tetap menjaga ketertiban serta keamanan wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kedamaian, dengan menghindari tindakan yang merugikan banyak pihak.
"Jangan biarkan provokasi membawa kita pada kerusakan yang lebih besar. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah kita, tetap tenang, dan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang justru ingin menciptakan ketegangan," tuturnya.
Arsyad menegaskan bahwa kader Laskar Merah Putih diseluruh Indonesia bersedia secara sukarela untuk menjadi bagian dari menjaga ketertiban masyarakat. Ia mengatakan aksi unjuk rasa adalah bagian dari hak berdemokrasi, namun jangan sampai membahayakan kepentingan masyarakat yang lainnya. (E-4)
ANALIS politik senior sekaligus Direktur Eksekutif LPI, Boni Hargens, mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba membenturkan rakyat dengan aparat keamanan.
Kehilangan satu nyawa dalam kondisi yang tragis tentu menjadi pengingat bagi kita semua, betapa pentingnya menjunjung tinggi keselamatan, kemanusiaan.
Di samping itu, Faisal juga menegaskan bahwa pemerintah harus mengeluarkan pernyataan yang menenangkan, bukan justru menantang atau provokatif.
Terkait dengan IHSG, investor pasti akan melihat kejadian dalam dua hari ini sebagai sentimen negatif yang akan menyebabkan capital outflow.
AKSI demonstrasi yang berlangsung di sejumlah daerah sejak Jumat hingga Minggu (31/8) dini hari menimbulkan keprihatinan dari berbagai kalangan masyarakat.
Bangsa Indonesia harus kembali mengingat semangat Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan keberagaman.
Presiden Yoon Suk Yeol menegaskan Korea Selatan tidak akan tinggal diam terhadap provokasi "keji" Korea Utara dan berjanji melindungi rakyat melalui kesiapan militer dan aliansi dengan AS.
Awal pekan ini, Pyongyang menerbangkan ratusan balon besar berisi sampah dan pupuk kandang ke Seoul dan melakukan serangan pengacauan GPS.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mewaspadai potensi provokasi yang dilakukan Korea Utara menjelang pemilihan umum (pemilu) anggota legislatif Korea Selatan, pada April mendatang.
Menlu Inggris David Cameron mengunjungi Kepulauan Falkland, menimbulkan klaim 'provokasi' dari pejabat regional Argentina.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved