Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 30,7 persen masyarakat menilai Anies Baswedan sebagai calon presiden yang paling mampu membawa isu maritim Indonesia ke kancah dunia internasional.
Angka itu terekam dari temuan hasil survei lembaga Arus Survei Indonesia (ASI), dengan periode survei 15-21 Oktober 2023. Survei dilaksanakan di 34 Provinsi di Indonesia melalui telesurvei dengan metode penarikan sampel random digit dialing (RDD).
Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an menerangkan jumlah sampel yang disiapkan sebanyak 1.200 responden dengan asumsi random sampling maka margin of error adalah +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga: Elektabilitas Amin Naik, PDIP Ragukan Hasil Survei
Anies dinilai capres yang mampu membawa isu maritim ke kancah dunia internasional. Sementara posisi kedua terdapat Prabowo Subianto dengan 30,3 persen dan di posisi ketiga ada Ganjar Pranowo dengan 29,0 persen. Adapun yang menjawab tidak tahu atau tak menjawab, yakni 10,0 persen.
“Anies ini dianggap publik sebagai tokoh intelektual atau tokoh cendekiawan berpengaruh dunia,” ungkap Ali, dalam pemaparan rilis survei di Hotel Sofyan, Menteng, Kamis (23/11).
Baca juga: TKN Prabowo Bersyukur Citra Gemoy Dongkrak Keterkenalan Prabowo
Anies juga, kata Ali, merupakan lulusan AS dan sering mengisi forum internasional. Sehingga dengan posisi itu, persepsi publik menyebut Anies unggul di skala internasional termasuk soal maritim.
“Sebelum jadi capres, Anies tokoh yang dianggap punya jejaring dengan tokoh-tokoh internasional. Itu alasan Anies bisa unggul dari segi maritim di kancah internasional,” paparnya.
Ali juga menjelaskan sebanyak 77,3 persen responden menjawab penting sektor kemaritiman.
“Jadi publik punya pendapat bahwa sektor ini harus dijadikan salah satu visi atau program capres-cawapres 2024," ujar Ali.
Ali nuga memaparkan persepsi publik terhadap isu maritim, dan kaitannya dengan keberlanjutan visi Indonesia Emas 2045.
"Soal isu maritim sebagai penunjang utama Indonesia Emas 2045 masuk ke wacana debat. sebanyak 87,3 persen responden mengaku perlu ada dalam isu debat capres-cawapres," ungkapnya.
Maka, Ali yakin isu maritim oleh capres-cawapres dapat berdampak kepada elektoral 3 capres, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
"Isu ini seksi dari dua hal. Dari aspek kuantitas dan kualitas. Dari aspek kuantitas ini lumbung suara strategis, karena ada 34,4 persen penduduk Indonesia adalah warga pesisir, ada 68,8 juta jiwa orang. Ini dapat menambah perolehan suara," tandasnya. (Ykb/Z-7)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Bagaimana pula peluang dia dalam kontestasi politik nasional, utamanya di Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved