Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi dukungan masyarakat yang terus meningkat bagi pasangan capres Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar (AMIN).
Hal itu menunjukkan kinerja positif dari semua tim yang secara perlahan tapi pasti mampu membuat pasangan AMIN makin dikenal publik.
"Alhamdulillah. Perlahan tapi pasti, kian dikenal, dan dipercaya," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (20/11).
Baca juga : Anies-Muhaimin Masih Harus Genjot Elektabilitas
Menurutnya, elektabilitas AMIN meningkat lantaran kerja sama relawan yang makin kompak. Baik kader NasDem, PKB dan PKS sama-sama fokus mengenalkan pasangan AMIN ke publik dengan cara-cara yang elegan.
Belum lagi, istri dari Anies dan Cak Imin juga ikut mendukung.
"Kerja sama para relawan, termasuk emak-emak militan, dengan kader dan struktur PKS, PKB dan NasDem kian terlihat hasilnya. Dan jangan lupa Mas Anies dan Gus Imin plus istrinya terus turun dan datang ke masyarakat. Strategi alon alon asal kelakon kian terasa," ucapnya.
Sebelumnya, hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan elektabilitas capres Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar (AMIN) terus meningkat. (Z-5)
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus anak yang mengakhiri hidupnya akibat persoalan yang dinilai sepele namun berujung tragis.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Gibran yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Presiden berada di posisi ke empat dengan perolehan elektabilitas 4,8 persen.
Ibas-Puspa unggul telak sebesar 45,1% di atas margin of Error dengan petahana Budiman-Akbar yang hanya sebesar 38,3%, dan Pasangan penantang lainnya Isrullah-Usman sebesar 9,1%.
Elektabilitas pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen mengungguli Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.
Pasangan calon nomor urut 2, Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya dengan elektabilitas 58,0% masih mengungguli pasangan nomor urut 1, Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dengan 32,8%.
Elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 2, AlHaris-Abdullah Sani dengan 57,2%, masih unggul jauh dibandingkan pasangan nomor urut 1, Romi Hariyanto-Sudirman, yang hanya 26,7%.
Elektabilitas calon bupati (cabup) Bandung nomor urut 1, Sahrul Gunawan masih unggul dibandingkan rivalnya cabup Bandung nomor urut 2, Dadang Supriatna.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved