Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BAWASLU Jawa Tengah masih terus melakukan penelusuran beredarnya sebuah video di media sosial diduga seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Boyolali yang mengaku diperintah untuk memenangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan memilih calon presiden 2024 Ganjar Pranowo.
"Karena subyek hukumnya, lokusnya dimana, syarat formil materillnya harus terpenuhi maka harus ada praduga tak bersalah mas lebih dulu," kata Ketua Bawaslu Jateng Muhamad Amin kepada Media Indonesia di Semarang, Jumat (17/9).
Namun begitu,lanjut Amin, kalau memang ada keterlibatan dan kecurangan dari ASN akan kami proses sesuai dengan aturan yang ada.
Baca juga : Jika Benar Ada Pakta Integritas untuk Menangkan Ganjar, Pj Bupati Sorong Langgar Netralitas ASN
Beredar sebuah video di media sosial diduga seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Boyolali yang mengaku diperintah untuk memenangkan PDIP dan memilih calon presiden 2024, Ganjar Pranowo.
Dalam video berdurasi 1 menit 45 detik ini, seorang wanita bercerita bahwa dirinya diminta pimpinan untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan PDIP dalam Pilpres 2024.
Baca juga : Bawaslu Daerah Dikerahkan Telusuri Azan Ganjar
Video tersebut diposting di akun TikTok @/aseppratama01_ pada Selasa (14/11/2023). "Nek itu sudah jadi rahasia umum sih mas diarahkan untuk memenangkan PDIP dan memilih Ganjar," katanya saat berbincang dengan seseorang di warung makan, seperti yang terlihat dalam video itu.
Tidak terlihat jelas wajah pegawai ASN serta identitasnya dalam video tersebut. Namun wanita itu tampak mengenakan seragam dinas yang di lengannya terdapat logo Pemkab Boyolali.
Lebih lanjut dia mengaku, instruksi untuk memenangkan PDIP dan Ganjar Pranowo tersebut datang dari pimpinan satuan kerja. Instruksi ini juga diduga berasal dari Bupati Boyolali.
"Kalau saya dengar dari temab temanku banyak yang dipungut biaya sumbangan sama menangkan calon PDIP. Itu sih dari pimpinan satuan kerja. Biasanya yang instruksikan menurutku biasanya Bupati, karena dia yang punya kuasa di
Boyolali," bebernya.
Lebih lanjut dalam video itu, dia bahkan menyebut bahwa pegawai ASN di Pemdes di Boyolali bahkan sudah dipetakan siapa saja yang tidak akan menolak instruksi untuk memilih Ganjar dan PDIP.
"Biasanya ASN PPPK sama pegawai Pemdes itu dijatah mana yang bisa diarahkan mana yang tidak bisa serius, yang pembangkang," terang wanita tersebut.
Tidak hanya itu, dia juga menceritakan bahwa yang tidak menaati perintah atasan diancam dimutasi. ASN diancam dipindah ke wilayah kerja yang jauh dari rumah.
"Kalau yang membangkan itu diberi sanksi biasanya PNS, PPPK itu dimutasi di daerah kecamatan atau desa yang jauh dari rumahnya," bebernya.
Bahkan perintah ini telah dilakukan sejak lama. Dalam video tersebut ASN juga mengaku bahwa proses seleksi PNS dan PPPK di Pemkab Boyolali merupakan rekomendasi dari PDIP.
"Kalau nolak biasanya dijauhkan dari pergaulan di lingkungan kerja. Yang bangkang dipindah dijauhkan dari lingkungan kerja dari pimpinannya itu," ungkapnya.
"Itu sudah kama di Boyolali karena proses awal seleksi pegawai PPPK kan dari Pemdes biasanya dapat rekom dari orang partai. Yang rekomendasi biasanya dari partai," ungkap seorang ASN dalam video tersebut.
Terpisah Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana menegaskan bahwa kasus ASN Boyolali bukan tugas pemprov,tapi mengarah Bawaslu.
"Tapi kita ada tim satuan tugas untuk melakukan pengecekan atau penyelidikan apakah hal itu betul apa tidak,tapi nanti ursanya dengan Bawaslu kalau masalah kampanye," tandas Nana. (Z-4)
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved