Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN siang bersama antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan tiga bakal calon presiden (capres) yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto rampung. Dalam perjamuhan itu, Anies menyampaikan aspirasi dari masyarakat kepada Jokowi.
"Kami tadi sampaikan kepada beliau kami sering bertemu dengan banyak orang yang sayang pada Pak Presiden dan mereka yang sayang ini menitipkan pesan agar presiden bisa menjaga netralitas," kata Anies di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (30/10).
Anies mengatakan masyarakat juga berharap Jokowi bersikap tegas kepada seluruh aparat. Salah satu caranya, yakni memerintahkan seluruh aparat menjaga netralitas dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 dan pemilihan umum (pemilu) 2024.
Baca juga: Cak Imin Pegang Komitmen Jokowi Usai Makan Siang Bersama 3 Capres
Lantas, Jokowi merespons langsung harapan tersebut. Anies menyebut Kepala Negara sudah mengumpulkan penjabat (pj) kepala daerah hari ini yang salah satu isinya peringatan untuk menjaga netralitas.
"Bahkan akan mengumpulkan TNI dan polisi agar semua netral. Kami lihat itu adalah pesan penting yang bisa membuat pilpres berjalan aman dan damai," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Baca juga: Jokowi Undang 3 Capres Makan Siang, Diharapkan Bikin Pilpres Adem
Selain itu, Anies berterima kasih atas undangan dari Jokowi. Sejatinya, jamuan itu berlangsung pada Minggu, 29 Oktober 2023 namun Anies berhalangan hadir lantaran masih di Jember, Jawa Timur. "Lalu terima kasih (Jokowi) berkenan Senin sehingga bisa sama-sama," tutur dia. (Z-3)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Komisi telah menerima lebih dari 100 surat dari berbagai elemen masyarakat untuk melakukan audiensi.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin mengungkapkan Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia ini menjadi komitmen Ansor dalam mengawal aspirasi masyarakat untuk menjaga Indonesia.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Langkah tersebut dilakukan Komisi III DPR RI sebagai wakil rakyat.
PEJABAT publik di Tanah Air diminta untuk memperbaiki komunikasi publik dalam menanggapi aspirasi masyarakat belakangan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved