Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan perawatan secara bertahap kepada 313,6 km jalur sepeda di Ibukota. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, jumlah tersebut merupakan pembangunan jalur sepeda yang dilakukan sejak 2012 hingga 2023.
"Dilakukan pemeliharaan lajur sepeda secara berkala sesuai stagging tahun dan usia teknis perlengkapan jalan sehingga terbagi menjadi 4 kurun waktu (2023-2026) dengan jumlah panjang rata-rata sebesar 80-100 km tiap tahunnya," kata Syafrin saat dikonfirmasi, Rabu (18/10).
Dalam pemeliharaan tersebut, Dishub DKI berencana mengganti stick cone dengan paku marka jalan. Penggunaan paku marka jalan sebagai pengganti stick cone lebih baik ditinjau dari segi estetika, kemudahan perawatan, keselamatan dan nilai ekonomis.
Baca juga: Pesepeda Tewas Setelah Terserempet Sepeda Motor di Kawasan Marunda, Jakut
"Diperlukan dukungan dari stakeholder terkait dalam melakukan perbaikan manhole lajur sepeda untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan pesepeda," imbuhnya.
Jaringan jalur sepeda yang telah dilaksanakan merupakan jalur sepeda yang telah menjangkau layanan rute angkutan umum massal dan simpul transportasi yaitu halte Transjakarta, stasiun MRT Jakarta, stasiun LRT Jabodebek, stasiun KRL, dan Terminal Bus (Terminal Pasar Senen, Kampung Melayu, Rawamangun, Blok M, Cililitan, Pulo Gadung).
Baca juga: 3 Juni Hari Sepeda, Belanda Ajak Indonesia Gunakan Sepeda sebagai Transportasi Utama
"Jalur sepeda juga difungsikan sebagai first mile/last mile dalam strategi 'Push And Pull Policy'," ujar Syafrin.
Sementara itu, tipologi jaringan Jalur sepeda berdasarkan Pedoman Bidang Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR nomor 05/P/BM/2021 tentang Perancangan Fasilitas Pesepeda bahwa Ketentuan Umum, Ketentuan Teknis, dan Kriteria Dalam Perancangan Fasilitas Pesepeda, antara lain jalur sepeda terproteksi (Tipe A), lajur sepeda di trotoar (Tipe B), lajur sepeda di badan jalan (Tipe C), rambu, dan marka.
Tipologi jaringan jalur sepeda di wilayah provinsi DKI Jakarta diantaranya sebagai berikut jalur sepeda terproteksi total sepanjang 32,310 km dengan rincian terproteksi dengan planter box sepanjang 11,2 km, terproteksi dengan stick cone sepanjang 20,11 km, terproteksi dengan kanstin 1 km. Kemudian ada jalur sepeda di trotoar sepanjang 23,293 km dan lajur sepeda berbagi 258,004 km.
Syafrin pun membantah Pemprov DKI menghapus jalur sepeda lewat pembongkaran stick cone yang ada di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan. Pencabutan stick cone dilakukan demi keamanan pengguna jalan karena beberapa dari stick cone telah rusak diduga ditabrak pengendara kendaraan bermotor.
"Pencabutan stick cone ini bukan menghilangkan jalur sepeda terproteksi namun bagian dari kegiatan pemeliharaan Jalur sepeda dan stick cone yang masih bagus dan berfungsi tetap dipertahankan," jelasnya.
"Lajur sepeda masih perlu digunakan sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa Pemerintah harus memberikan kemudahan berlalu lintas bagi pesepeda dan Pesepeda berhak atas fasilitas pendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas," jelas Syafrin. (Put/Z-7)
Pembangunan jalur sepeda tersebut dibangun berdasarkan tipologi jalan, volume kendaraan, dan perspektif ruang perkotaan.
Pramono juga mengatakan akan melakukan penertiban di jalur sepeda yang sebelumnya sudah dibangun oleh mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
PKS mengkritik keberadaan jalur sepeda di Jakarta yang dianggap belum ideal
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan mengurangi spesifikasi pada jalur sepeda.
Beberapa ruas jalan yang jalur sepedanya mengalami kerusakan di antaranya adalah di jalan Matraman, Salemba Raya, Tugu Tani, HOS Cokroaminoto, Ahmad Yani, serta DI Panjaitan.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tak mau ambil pusing terkait laporan komunitas penggiat transportasi sepeda Bike To Work kepada Ombudsman.
Dengan ketersediaan dana tersebut, seharusnya dampak banjir dapat diminimalisasi melalui persiapan yang lebih matang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan anggaran Rp100 miliar yang digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bukan hanya untuk pembongkaran tiang monorel Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tiang monorel Jakarta milik PT Adhi Karya yang mangkrak di kawasan Kuningan, tepatnya di Jalan Rasuna Said sisi timur.
Pemprov DKI melakukan mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, mulai dari pemantauan intensif BMKG hingga kesiapan infrastruktur pengendali banjir
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved