Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pencegahan pencemaran lingkungan di tanah air harus menyeluruh dan memerlukan dukungan nyata seluruh elemen bangsa, di tengah ancaman dampak perubahan iklim yang meluas.
"Dukungan dalam pencegahan pencemaran lingkungan harus menjadi kepedulian bersama dan dilakukan secara menyeluruh," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/10).
Pada Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan Iklim untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045 akhir Agustus lalu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengungkapkan bahwa mulai banyak wilayah di Indonesia yang tergenang dan terendam secara permanen.
Baca juga: Terus Tingkatkan Peran UMKM dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Hal itu terjadi sebagai dampak dari perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan muka air laut berkisar 0,8-1,2 cm per tahun.
Menurut Lestari, ancaman dampak perubahan iklim tersebut jangan lagi dibebani dengan perilaku keseharian yang mencemari lingkungan.
Baca juga: Peningkatan Promotif dan Preventif di Sektor Kesehatan Harus Menjadi Perhatian Bersama
Pada awal Oktober lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa pun telah menggelar konferensi regional terkait upaya mencegah pencemaran lingkungan di Asia.
Pada konferensi tersebut dibahas empat hal agar pencemaran lingkungan dapat dicegah, yaitu perlunya pemahaman pelaku bisnis dan ahli, terbangunnya dialog pemerintah dan swasta, penguatan peran masyarakat dan media, serta kontribusi semua pihak dalam mewujudkan kesehatan lingkungan dan iklim.
Keempat hal yang disarankan PBB itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, dalam upaya menekan pencemaran di lingkungan masing-masing.
Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, mendorong semua pihak, baik pelaku bisnis, para ahli, pemerintah, masyarakat dan media, memiliki semangat yang sama dalam upaya mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mengedepankan berbagai langkah antisipasi dalam menyikapi dampak perubahan iklim dan pencemaran yang dapat memperberat beban lingkungan hidup.
Karena, tegas Rerie, dengan lingkungan hidup yang lebih sehat, kita bisa berharap kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik dalam proses pembangunan sumber daya manusia nasional yang tangguh dan berdaya saing di masa depan. (RO/Z-7)
DIREKTUR Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menilai rencana pemerintah untuk menghentikan insentif kendara listrik pada 2026 bukan langkah yang tepat.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan perusahaan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan.
Pesan Natal 2025, Kardinal Suharyo menegaskan bencana alam berkaitan dengan kerusakan lingkungan dan menyerukan pertobatan ekologis.
SKALA kerusakan akibat banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera tidak sepenuhnya disebabkan oleh cuaca ekstrem, tapi kerusakan lingkungan.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Gakkum Kehutanan membentuk Tim Gabungan untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait dugaan aktivitas yang menyebabkan kerusakan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved