Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei elektabilitas calon presiden yang dilakukan oleh Litbang Kompas periode Juli-Agustus 2023 telah mendapatkan perhatian luas dari berbagai pihak.
Baca juga: Megawati Cerita Suasana Jelang Pemilu seperti Suasana Dansa, Jokowi Bingung
Direktur Eksekutif Markdata Research & Consulting Faisal Arief Kamil menganalogikan basil survei elektabilita dengan drama percintaan.
Baqca juga: Soal Wacana Ganjar-Anies, PKS: Mungkin Saja
Ia menjelaskan bahwa hasil survei itu memperlihatkan persaingan yang sangat ketat antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, dengan perbedaan elektabilitas yang sangat tipis.
"Persaingan elektabilitas ini seperti sebuah drama percintaan yang memikat. Bayangkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto adalah dua pahlawan dalam kisah ini. Elektabilitas yang sangat dekat ini mirip dengan persaingan dua orang yang berlomba mendapatkan hati seseorang, setiap kata dan tindakan bisa membuat perbedaan besar," ujar Faisal lewat keterangan yang diterima, Selasa (28/7)
Faisal juga menyoroti peran pendukung Anies Baswedan dalam dinamika elektabilitas. Menurut survei, pendukung Anies cenderung mendukung Prabowo jika pertarungan adalah antara Prabowo dan Ganjar.
“Peningkatan dari 60,1 persen menjadi 69,9 persen dalam aliran suara dari pendukung Anies ke Prabowo menunjukkan bahwa pergerakan massa ini dapat memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil akhir suatu pertarungan politik," jelas Faisal.
Menurut hasil survei Litbang Kompas, Ganjar Pranowo memiliki dominasi elektabilitas di Pulau Jawa, dengan poin tertinggi di Jawa Tengah. Sementara itu, Prabowo Subianto memiliki pengaruh yang kuat di luar Pulau Jawa, terutama di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
"Ini menandakan bahwa setiap kandidat perlu merancang strategi kampanye yang mempertimbangkan karakteristik masing-masing wilayah, serta menggali isu-isu yang paling relevan dan sensitif bagi masyarakat setempat," paparnya.
Faisal juga memberikan pandangan terkait segmen pemilih yang masih rentan berubah pilihan atau belum menentukan pilihan.
"Para kandidat perlu berfokus pada segmen pemilih perkotaan, pemilih muda, dan pemilih pemula yang memiliki karakteristik kritis. Bagi pemilih pemula, seperti dalam percintaan awal, tahap ini adalah saat mereka mencari 'klik' dan kesamaan nilai dengan calon yang mereka pilih. Calon yang mampu memahami dan menyampaikan janji-janji yang relevan bagi mereka akan memiliki peluang lebih besar," pungkasnya. (H-3)
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved