Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) melakukan langkah ke depan dengan memberdayakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) perempuan. Partai berlambang matahari ini melakukan hal tersebut dikarenakan UMKM memiliki peran besar untuk membangun ekonomi daerah dan negara.
Politisi PAN Okta Kumala Dewi mengatakan PAN ini sudah menjadi partai terbuka yang merangkul semua golongan, termasuk kaum perempuan. Menjadi partai terbuka, PAN terus memberikan perhatian besar bagi perempuan untuk berkontribusi meningkatkan ekonomi melalui UMKM.
"International Finance Corporation (IFC) dalam studinya mengatakan bahwa sepertiga dari total jumlah UMKM di Indonesia merupakan usaha yang dimiliki oleh perempuan," kata Okta.
Baca juga: Pengamat: Arah Politik Golkar dan PAN Lebih Beririsan dengan Gerindra dan PKB
PAN mengatakan jika dilihat dari jumlah usaha yang ada di Indonesia, 99 persen didominasi oleh UMKM, yaitu sebesar 64,2 juta pelaku usaha. Dari jumlah tersebut sebanyak 37 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan.
"Data statistik ini merupakan bukti nyata bahwa perempuan Indonesia semakin menunjukkan perannya dalam dunia ekonomi, bisnis dan wirausaha, baik sebagai pekerja maupun pengusaha," ungkap Okta.
Baca juga: Peduli UMKM, PAN Borong Dagangan Pelaku Usaha Masyarakat Kecil
Karena itu PAN memberdayakan UMKM perempuan untuk menggerakkan roda perekonomian. Diketahui, PAN mempunyai sayap partai bernama Perempuan Amanat Nasional (PUAN) yang terus memperjuangkan hak kaum hawa di Indonesia.
PUAN memiliki program bakti sosial terutama para pelaku UMKM perempuan yang memberikan ruang besar untuk meningkatkan penjualan produk. Tak hanya itu, sayap partai tersebut juga memberikan wawasan betapa pentingnya peran digital untuk UMKM perempuan.
"Ada manfaat untuk bagi UMKM yang menggunakan digitalisasi yaitu memperluas jangkauan pasar, tanpa terbatas oleh wilayah," pungkas Okta. (Z-7)
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
RENCANA Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 membuka momentum bagi keuangan syariah untuk naik kelas
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Sektor layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Asia Tenggara, tengah mengalami perubahan struktural yang signifikan.
Kemendikdasmen bergerak cepat dan terukur setelah capaian tahun 2024, khususnya melalui penguatan pada domain manajemen SPBE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved