Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Universitas Indonesia, Ade Reza Hariyadi mengatakan optimis Partai Amanat Nasional (PAN) bisa lolos di parlemen pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Apalagi, partai koalisi pemerintahan Jokowi ini memiliki elektabilitas yang cenderung meningkat seiring waktu mendekati kontestasi demokrasi mendatang.
"Peluang PAN untuk melampaui parliamentary treshold itu cukup tinggi," kata Ade lewat keterangannya.
Baca juga: Puan Beri pesan di HUT Ke-45 AHY
Hal itu berkat PAN memiliki pendukung massa yang jelas dan membuat elektabilitas konsisten naik. Diketahui, adapun massa besar mendukung PAN seperti Muhammdiyah, Nahdlatul Ulama (NU), generasi muda, dan pendukung Jokowi hingga kaum perempuan.
Lebih lanjut, Ade menambahkan PAN sejauh ini mampu memerankan peran strategis dalam bidang politik. Pasalnya, PAN telah melakukan perubahan yang cukup signifikan setelah menjadi partai terbuka yang menerima semua golongan.
Baca juga: Konsolidasi Pemenangan, NasDem Harus Jadi Market Elektoral
"Sepanjang ini PAN mampu memerankan peran strategis dan menjaga dukungan konstituen pemilih. PAN juga tengah beradaptasi dengan perubahan tren," ujar Ade.
Bicara soal elektabilitas, partai berlambang matahari ini tengah mengalami peningkatan. Misal saja pada survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 1-8 Juli 2023. Elektabilitas PAN tercatat di 2,5 persen dan mengungguli partai lainnya seperti PSI, Garuda, dan Hanura.
Selain itu, pada hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia periode 20-24 Juni 2023, elektabilitas PAN mengalami peningkatan 3,1%, sebelumnya hanya 2,1%. Dalam survei tersebut, PAN berhasil mengalahkan partai lain seperti Perindo, PPP, dan Hanura. (H-3)
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
Penerapan ambang batas fraksi merupakan opsi yang lebih adil dan ideal karena tidak menghilangkan kursi partai politik serta tidak membuang suara rakyat.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyatakan pihaknya terbuka untuk menampung berbagai usulan terkait pembentukan skema ambang batas fraksi dalam revisi UU pemilu
Komisi II DPR RI menegaskan pembahasan dan pencarian formula parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dalam Revisi UU Pemilu masih berlangsung
Pembentuk undang-undang tetap wajib tunduk pada rambu-rambu konstitusional yang telah ditegaskan MK.
Ambang batas fraksi mengatur syarat minimum jumlah kursi bagi partai politik untuk membentuk fraksi sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved