Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGINYA hasil survei capres untuk Prabowo Subianto memberikan bukti bahwa sosok Ketua Umum Partai Gerindra itu makin melekat kuat di hati masyarakat. Lebih dari itu, masyarakat juga semakin mengenal dengan baik sosok Prabowo Subianto yang sebenarnya, yang tidak lagi seperti sosok sebagaimana digembar-gemborkan orang selama periode-periode sebelumnya.
"Artinya makin ke sini masyarakat makin mengenal sesungguhnya sosok Pak Prabowo, ya ikhlas, patriot sejati, tidak neko-neko, sudah selesai dengan dirinya sendiri, punya kewibawaan dan pengalaman yang cukup untuk membawa negeri ini lebih maju lagi," ungkap Ketua Umum Relawan Laskar Prabowo 08 Haposan P. Batubara kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/7) menanggapi hasil survei LSI yang menempati Prabowo urusan teratas elektabilitas Capres sebesar 36,1 Persen meninggalkan dua rivalnya Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Bagi Haposan, ada fenomena di akar rumput sekarang yang secara sangat organik dan spontan memberikan dukungan pada Prabowo. Padahal saat ini dibanding dua capres yang lain, Prabowo belum banyak melakukan kunjungan ke berbagai wilayah di Indonesia seperti dilakukan Ganjar dan Anies.
Baca juga: Anies dan Ganjar Menjawab Mereka Teman dan Sahabat, Sebut Prabowo Senior dan Patriot
"Pak Prabowo ini menggelindingnya ibarat bola salju, itu di akar rumput sangat nyata dukungan itu dan tentu ini sangat menggembirakan. Padahal Pak Prabowo belum keliling-keliling dan fokus dengan tugasnya sebagai Menhan. Kalau liat fenomenanya seperti Pak Jokowi dulu, magnetnya luar biasa," sambung Haposan.
Diakui Haposan, jika ditambah lagi dengan kunjungan-kunjungan ke berbagai daerah, maka diyakini dukungan kepada Prabowo Subianto akan makin meluas dan optimis pada saat pemilu, Prabowo akan keluar sebagai pemenang.
Baca juga: Pengamat: Kaesang Beri Kode Jokowi Dukung Ganjar
"Meski memang tantangannya dengan hasil survei yang tinggi, kami sebagai relawan justru tidak boleh terlena, tetapi sebaliknya makin bekerja lebih keras lagi mengajak masyarakat untuk memastikan dukungannya pada Pak Prabowo," ucap Haposan.
Dia tidak menampik bahwa magnet Prabowo saat ini juga lahir dari kedekatan dia dengan Presiden Jokowi yang diyakini masyarakat, Prabowo mendapat dukungan penuh dari Presiden Jokowi.
"Dan garansi dari Pak Prabowo, apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi saat ini akan dilanjutkan. Pengakuan juga datang dari Pak Prabowo bahwa saat ini garis kebijakan yang dibuat Pak Jokowi sudah benar. Ada aspek keikhlasan, kenegarawanan yang luar biasa dari Pak Prabowo yang makin meyakinkan masyarakat pada sosok kepemimpinan Pak Prabowo di masa yang akan datang," pungkas Haposan. (Z-7)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved