Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Indonesia Network Election Survey (INES) Tri Sasono menyebut, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) ideal untuk meneruskan kerja-kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin.
Ketua Umum Partai Gerindra itu mendapatkan dukungan dari para pemilih yang memilihnya pada 2019 silam. Hal itu menjadikannya menjadi salah satu capres dengan raihan elektabilitas tertinggi.
"Hasil sebaran suara pendukung dan pemilih Prabowo Subianto di Pilpres 2019 terhadap tingkat elektabilitas empat kandidat capres jika Pilpres digelar hari ini, yaitu Prabowo 64,2%, Ganjar 6,1%, Airlangga 8,4%, Anies 10,8%, dan tokoh lainnya sebanyak 10,5% tidak memilih," kata Tri dalam keterangannya, Sabtu (8/7).
Tri menjelaskan, dalam hal popularitas, capres Partai Gerindra itu menjadi sosok yang paling dikenal oleh masyarakat luas. Prabowo berhasil mengantongi popularitas sebesar 97,4% responden. Disusul Ganjar Pranowo dengan 78,8% dan Anies Baswedan dengan angka 76,9%.
Baca juga: Survei Sebut Elektabilitas PAN Konsisten Alami Kenaikan
Tak hanya dari sisi popularitas, dari akseptabilitas juga Prabowo Subianto berhasil mendapatkan dukungan tertinggi dengan total akseptabilitas mencapai 81,7%.
Sementara itu, dari sisi elektabilitas pada survei INES, Prabowo berhasil mengumpulkan suara sebanyak 42,8%. Disusul Ganjar 26,8%, Airlangga 19,3%, dan Anies Baswedan 9,9%.
Maka dari itu, Tri membeberkan tiga faktor utama yang menjadi modal penting bagi setiap capres untuk berlaga pada Pilpres 2024 mendatang.
"Sekalipun berdiri sendiri, ketiga faktor itu terintegrasi jadi satu urutan gradasi nan tak terpisahkan. Itulah yang harus diraih para calon. Itu proses yang tak boleh ditinggalkan. Artinya, wajib dilakukan oleh para calon," kata Tri. (RO/I-2)
Gibran yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Presiden berada di posisi ke empat dengan perolehan elektabilitas 4,8 persen.
Ibas-Puspa unggul telak sebesar 45,1% di atas margin of Error dengan petahana Budiman-Akbar yang hanya sebesar 38,3%, dan Pasangan penantang lainnya Isrullah-Usman sebesar 9,1%.
Elektabilitas pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen mengungguli Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.
Pasangan calon nomor urut 2, Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya dengan elektabilitas 58,0% masih mengungguli pasangan nomor urut 1, Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dengan 32,8%.
Elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 2, AlHaris-Abdullah Sani dengan 57,2%, masih unggul jauh dibandingkan pasangan nomor urut 1, Romi Hariyanto-Sudirman, yang hanya 26,7%.
Elektabilitas calon bupati (cabup) Bandung nomor urut 1, Sahrul Gunawan masih unggul dibandingkan rivalnya cabup Bandung nomor urut 2, Dadang Supriatna.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
AKADEMISI Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Firdaus Syam, mengatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berpotensi jadi matahari baru dalam Pilpres 2029.
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved