Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Lolly Suhenty mengaku diminta rekan-rekannya menjadi pelaksana harian atau Plh Ketua Bawaslu RI.
Itu disebabkan kondisi kesehatan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja pasca pingsan dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (1/6).
"Teman-teman meminta saya untuk jadi Plh, tapi kita masih mau menindaklanjuti sekarang. Karena itu, kan, baru keputusan lisan. Kan, harus formal," akunya saat ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (2/6).
Baca juga : Ketua Bawaslu Rahmat Bagja Pingsan di Acara HUT Bhayangkara Ke-77 di SUGBK
Lolly menjelaskan, pihaknya langsung membagi-bagi tugas sambil menunggu Bagja pulih setelah dirawat di rumah sakit. Hal tersebut segera dilakukan untuk memastikan kegiatan pengawasan Pemilu 2024 berjalan dengan lancar.
Baca juga : Bawaslu Terus Pelototi Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2024
Menurut Lolly, kondisi kesehatan Bagja berangsur membaik. Saat ini, lanjutnya, Bagja telh dipindahkan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.
"Saya dapat informasi sudah mengalami perbaikan, kondisinya sudah oke, tapi memang perlu pengecekan lebih lanjut. Doakan saja biar segera sehat," tandasnya.
Sebelumnya, Bagja dikabarkan pingsan saat mengikuti acara HUT Bhayangkara ke-77. Kasubag Humas Bawaslu RI Ali Imron menyebut, Bagja pingsan karena gula darahnya menurun akibat tidak sempat sarapan sebelum menghadiri HUT Bhayangkara. Sebelum dipindahkan ke RS Jantung Harapan Kita, Bagja sempat dirawat di RS Angkatan Laut Mintohardjo. (Z-8)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved