Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolri dari Komjen Gatot Eddy Pramono kepada Komjen Agus Andrianto pada Senin (3/7).
"Wakapolri direncanakan hari Senin tanggal 3 Juli ya," kata As SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (1/7).
"Iya Pak Kapolri langsung yang memimpin pelaksanaan upacara sertijab," sambungnya.
Baca juga : Hari Bhayangkara Polri ke-77, Ketum PAN: Polri Semakin Presisi dan Profesional
Dedi menyebutkan setelah acara sertijab itu, juga akan dilangsungkan acara pisah sambut di Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Sedangkan untuk, sejumlah pejabat utama Mabes Polri lainnya dan sejumlah Kapolda yang terkena rotasi jabatan, kata Dedi, sertijab akan dilakukan dalam waktu dekat.
Baca juga : HUT Ke-77 Bhayangkara, 1.294 personel Polri dan Polda Metro Naik Pangkat
"Untuk PJU dan Kapolda insyaAllah setelah di atas tanggal 10 (Juli) direncanakan seperti itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan lima surat telegram dalam rangka mutasi 539 personel Polri.
Dalam surat telegram tersebut, Sigit menunjuk Komjen Agus Andrianto sebagai Wakapolri.
Agus dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1393/VI/KEP./2023 tanggal 24 Juni 2023. Agus dimutasi sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Gatot Eddy.
“Komjen Gatot Eddy Pramono Wakapolri dimutasikan sebagai Pati Mabes Polri dalam rangka pensiun. Komjen Agus Andrianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolri,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Senin (26/6).
Untuk posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Agus, akan dijabat oleh Komjen Wahyu Widada yang sebelumnya sebagai Kabaintelkam Polri. Sementara itu, Kabaintelkan akan dijabat oleh Komjen Suntana. (Z-5)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
Lembaga think tank Rumah Politik Indonesia (RPI) mengungkapkan optimismenya terhadap transformasi besar yang akan dialami Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Keterbatasan pengawasan dari pimpinan pusat seringkali menjadi celah terjadinya penyimpangan oleh anggota Polri di daerah.
Komjen Dedi Prasetyo mengaku telah melaporkan kasus ledakan yang terjadi di SMAN 72, Jakarta Utara, kepada Presiden Prabowo Subianto
Polri bersama TNI menggelar patroli skala besar di seluruh wilayah Indonesia pascademonstrasi yang berujung ricuh di sejumlah daerah
Mutasi sejumlah perwira tinggi Polri tertuang dalam surat telegram Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025, per tanggal 5 Agustus 2025.
JABATAN Wakapolri yang sebelumnya diisi oleh Komjen Ahmad Dofiri sebentar lagi akan mengalami kekosongan karena dirinya yang memasuki purna tugas atau pensiun.
Mantan Kabareskrim Polri itu hanya mengatakan bahwa saat ini banyak jenderal bintang tiga yang bisa mengisi jabatan Wakapolri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved