Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENDAHARA Umum Projo Panel Barus sangat setuju Prabowo Subianto berpasangan dengan Airlangga Hartarto.
Panel menilai pasangan ini akan mampu menjawab sejumlah tantangan yang akan dihadapi bangsa ini di masa depan.
"Kalo pak Prabowo bersama pak Airlangga Hartarto jadi capres-cawapres cocok sekali. Karena kalo kita simulasi pasangan Prabowo-Airlangga ini kalo berdasarkan tantangan jaman ke depan ini paling cocok," ujarnya Minggu (18/6).
Panel mengatakan dalam kajian Projo terdapat empat poin tantangan jaman bangsa ini. Pertama terkait ketidakpastian global dimana Indonesia menurut Projo harus menjadi pemain di kancah internasional.
Kedua, masalah ekonomi seperti saat pandemi beberapa waktu lalu. Tiap negara mengalami satu situasi yang tidak pernah dibayangkan oleh setiap orang yang dampaknya cukup serius terhadap ekonomi. Beberapa negara bahkan ada yang tidak mampu bertahan karena impact dari pandemi yang menekan sisi ekonomi sangat keras.
"Nah Indonesia ternyata mampu bertahan bahkan di luar dugaan kita bisa tetap tumbuh di 5.71. Kebutuhan ke depan setelah pandemi yaitu recovery ekonomi. lalu yang kita butuhkan itu lompatan," tambahnya.
ketiga, bangsa ini sudah semakin nyata membutuhkan persatuan nasional yang lebih kuat lagi. Panel melihat ada kesadaran bersama tentang kebutuhan semakin merekatkan persatuan nasional. Karena persatuan nasional ini jadi syarat kita bisa jadi pemain internasional dan melompat jauh dari sisi ekonomi.
"Kalo persatuan nasional tak terjadi, polarisasi politik masih terjadi, ini berat," ujarnya.
Keempat, bangsa ini juga butuh pemimpin yang mau meneruskan pembangunan untuk rakyat yang pondasinya sudah dibangun begitu bagus oleh Jokowi.
"Jadi empat tantangan jaman ini kalo disimulasi, di formulasi dengan pasangan tadi Pak Prabowo dan Airlangg ini kayaknya pas sekali. Jadi Pak Airlangga ini kan ngerti ekonomi," tambahnya.
Sebelumnya, relawan Pro Jokowi atau Projo DPD Sulawesi Selatan, memutuskan untuk mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto, di Pilpres 2024.
Itu diputuskan, dalam keterangan persnya sebagai hasil Konferensi Daerah atau Konferda DPD Projo Sulawesi Selatan, Minggu (18/6).
"Berdasarkan agenda kebangsaan dan program prioritas harapan rakyat yang juga menjadi pembahasan dalam Musyawarah Rakyat (Musra) di berbagai provinsi maka Projo Sulawesi Selatan memutuskan untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto sebagai capres dan cawapres dalam Pilpres 2024," ujar Ketua DPD Projo Sulawesi Selatan Herwin Niniala.
Keputusan dari Konferda ini akan dibawa dalam Rakernas VI Projo untuk menjadi bahan pertimbangan bersama dalam dukungan untuk capres dan cawapres 2024.
Berbagai alasan dipaparkan DPD Projo Sulawesi Selatan untuk mendukung Prabowo-Airlangga. Seperti masalah ketidak pastian global, geopolitik regional, hingga pemulihan ekonomi dan lompatan kemajuan. (RO/J-1)
Fokus utama pemerintah adalah mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan menjadi sumber energi alternatif, khususnya listrik.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
GAYA komunikasi Prabowo Subianto selama momen Lebaran dinilai mencerminkan pendekatan yang setara atau egaliter.
KEPALA BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpesan agar seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fokus pada peningkatan SPPG
Pengamat menilai pemotongan gaji pejabat dan WFH hanya simbolik. Pemerintah diminta fokus pada efisiensi anggaran besar seperti birokrasi dan proyek non-prioritas.
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Budi Arie kemungkinan ingin mendapatkan perlindungan politik setelah namanya turut disebut dalam judi online
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Muzani mengaku belum bertemu dengan Budi Arie soal keinginan bergabung ke Partai Gerindra. Ia juga mengaku belum bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Mantan Menteri Koperasi itu mengatakan, Kongres III Projo juga menghasilkan lima resolusi organisasi. Salah satunya menghapus wajah Jokowi dari logo Projo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved