Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai ada tiga motif Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi ingin merapat ke Partai Gerindra.
Pertama, Budi Arie kemungkinan ingin mendapatkan perlindungan politik setelah namanya turut disebut dalam judi online (judol) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) atau yang dulu bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Kalau rumor itu benar, maka Budi Arie merasa perlu berlindung di Gerindra. Harapannya, aparat akan sungkan memproses kasusnya karena sebagai kader partai berkuasa," kata Jamiluddin kepada Media Indonesia, Rabu (5/11).
Jamiluddin menilai Budi Arie yang merapat ke Gerindra untuk mendapatkan perlindungan tersebut merupakan langkah yang sia-sia. Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Prabowo Subianto tidak akan melindungi kadernya.
"Bila itu motifnya, maka Budi Arie tampaknya salah memilih partai. Sebab, Prabowo tidak akan melindungi kadernya yang bermasalah hukum. Jadi, Budi Arie akan sia-sia berlabuh ke Gerindra bila motifnya ingin mendapatkan perlindungan politik. Sebab, Prabowo tidak akan mentolerir kadernya yang bermasalah hukum," katanya.
Motif kedua, kata Jamiluddin, Budi Arie ingin masuk ke Partai Gerindra karena permintaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Budi Arie diperlukan ke Gerindra untuk memperkuat dan mensukseskan pasangan Prabowo-Gibran.
"Penguatan pasangan Prabowo-Gibran diperlukan untuk mempersiapkan pasangan ini pada Pilpres 2029. Motif ini kiranya lebih dari Jokowi, sementara Budi Arie hanya pion. Jadi, keinginan ke Gerindra tidak murni kehendak Budi Arie. Ia hanya suruhan Jokowi untuk menjaga pasangan Prabowo-Gibran tetap utuh hingga Pilpres 2029," katanya.
Motif ketiga ialah Budi Arie ingin menjaga karier politik. Jamiluddin menilai Budi Arie berpikir logis dengan merapat ke Partai Gerindra yang merupakan partai penguasa.
Ia menilai Budi Arie dapat menjaga eksistensi kariernya bila berada di partai penguasq. Pihak lain akan sungkan mengganggunya, termasuk menyingkirkannya dari perpolitikan nasional.
"Hal itu diperlukan karena namanya sudah relatif minor di masyarakat. Hal ini perlu dihilangkan dengan berlindung di Gerindra," katanya. (Faj/P-2)
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Muzani mengaku belum bertemu dengan Budi Arie soal keinginan bergabung ke Partai Gerindra. Ia juga mengaku belum bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Mantan Menteri Koperasi itu mengatakan, Kongres III Projo juga menghasilkan lima resolusi organisasi. Salah satunya menghapus wajah Jokowi dari logo Projo.
Meski tak hadir, Syarif mengatakan Jokowi telah mengirimkan video singkat berisi pesan dan semangat bagi seluruh Keluarga Besar Projo dan peserta kongres.
Langkah tersebut dinilai sebagai pilihan politik sadar untuk memperkuat kapasitas mesin negara dalam mengejar target Indonesia menjadi negara maju.
Salah satu poin krusial yang disoroti Azis adalah standarisasi dan transparansi dalam penanganan perkara.
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, mendorong adanya keberanian politik untuk melakukan koreksi sistem terhadap mekanisme.
Sugiono membeberkan data lonjakan anggaran Pilkada yang sangat signifikan. Ia mencatat bahwa dana hibah APBD untuk Pilkada pada 2015 mencapai hampir Rp7 triliun.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa Mirwan MS telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.
Sorotan publik mulai tertuju pada Bupati Aceh Selatan Mirwan M S setelah ia menyatakan tidak sanggup menangani bencana yang terjadi di wilayahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved