Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani merespons soal keinginan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke Partai Gerindra. Menurut Muzani, pada prinsipnya, partainya menerima siapa saja untuk bergabung, termasuk Budi Arie.
Ia mengatakan Budi Arie telah memenuhi syarat untuk bergabung sebagai ke Partai Gerindra.
"Pada prinsipnya Partai Gerindra itu partai terbuka. Partai yang menerima keanggotaan dari mana saja. Yang penting sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Yang kedua, dia WNI. Memenuhi dia syarat itu saya kira kami bisa menerima siapa saja dari mana saja apalagi seorang Budi Arie yang saya kira kita semua sudah tahu semua," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).
Meski demikian, Muzani mengaku belum bertemu dengan Budi Arie soal keinginan bergabung ke Partai Gerindra. Ia juga mengaku belum bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sebelumny, Budi Arie mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Ia mengaku telah menyampaikan keinginan bergabung ke partai besutan Presiden Prabowo Subianto itu kepada relawan Projo.
"Mohon izin, jika suatu saat saya berpartai, teman-teman Projo bisa memahaminya. Enggak usah ditanya lagi partainya apa. Karena apa? Saya mungkin satu-satunya orang yang diminta oleh Presiden langsung di sebuah forum," pungkasnya. (Faj/P-3)
Budi Arie kemungkinan ingin mendapatkan perlindungan politik setelah namanya turut disebut dalam judi online
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Mantan Menteri Koperasi itu mengatakan, Kongres III Projo juga menghasilkan lima resolusi organisasi. Salah satunya menghapus wajah Jokowi dari logo Projo.
Meski tak hadir, Syarif mengatakan Jokowi telah mengirimkan video singkat berisi pesan dan semangat bagi seluruh Keluarga Besar Projo dan peserta kongres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved