Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESDEN Joko Widodo masih belum menentukan sikapnya pada Pilpres 2024. Di sisi lain, Jokowi pernah menyatakan akan ‘cawe-cawe’ sebagai tanggung jawab moralnya dalam masa transisi kepemimpinan nasional di 2024.
Baca juga: PKS Tidak Khawatir Demokrat Bakal Bermanuver
Pengamat politik Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam mengatakan, Jokowi masih memiliki pengaruh yang cukup tinggi di Pilpres 2024. Berdasarkan survei Kompas beberapa waktu lalu, sebanyak 15 persen responden akan memilih capres yang dijagokan oleh Jokowi.
Menurutnya, sikap Jokowi yang belum jelas lantaran pendaftaran capres cawapres masih lama. Dia juga menambahkan, koalisi partai politik juga masih belum final. Partai dan para capres saat ini tengah mengkalkulasi kemungkinan sikap Jokowi.
Baca juga: Anies: Pemilu Bukan Soal Melanjutkan yang Kemarin
“Iya selain koalisi belum ada yang final, arah politik Jokowi juga di tunggu para bakal capres. Sementara sinyal Jokowi mengarah pada Prabowo dan Ganjar,”ujarnya lewat keterangan yang diterima, Rabu (14/6)
Namun, jelas Arif,, sikap politik Jokowi sebenarnya bisa dibaca melalui beberapa faktor. Seperti sikap para relawan dan langkap politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Sikap Projo juga bisa dilihat sebagai sinyal arah politik Jokowi. PSI juga bisa karena semua mengikuti arahan Jokowi,” ujarnya.
Dia menilai, Jokowi masih akan terus menjadi pertimbangan politik. Walaupun sebenarnya yang menjadi kunci utama adalah sikap partai politik.
“Jokowi ya lumayan, namun tak sekuat parpol. Kalau pengaruh data dari beberapa survei memiliki pengaruh 15 persen,” pugkasnya. (H-3)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, bersilaturahmi ke Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi, Kamis (26/2).
Mantan Bupati Indramayu Nina Dai Bachtiar menemui Jokowi di Solo untuk meminta restu bergabung ke PSI.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Budi Arie kemungkinan ingin mendapatkan perlindungan politik setelah namanya turut disebut dalam judi online
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Muzani mengaku belum bertemu dengan Budi Arie soal keinginan bergabung ke Partai Gerindra. Ia juga mengaku belum bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Mantan Menteri Koperasi itu mengatakan, Kongres III Projo juga menghasilkan lima resolusi organisasi. Salah satunya menghapus wajah Jokowi dari logo Projo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved