Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut Partai Golkar akan merapat ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk menjajaki koalisi besar. Golkar memastikan bergabung saat semua partai politik (parpol) memiliki visi misi yang sama.
"Kepastian Golkar bergabung itu sudah pasti ketika semua partai sudah memiliki visi misi yang sama," kata Ketua DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono saat dihubungi, Rabu (19/4).
Dave juga menekankan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sejatinya yang menginisiasi untuk mengajak semua parpol bergabung dalam suatu koalisi besar. Namun, visi misi itu harus digodok matang.
Baca juga: Cak Imin Klaim Golkar Bakal Gabung dengan Koalisi PKB-Gerindra
Visi misi yang perlu senada itu meliputi berbagai macam keputusan strategis berkaitan tentang calon presiden (capres). Kemudian, konsep kerja ke depan dan pembagian tugas wilayah juga diputuskan secara bersama-sama.
"Nah ketika ini semua sudah selesai maka KIB (Koalisi Indonesia Bersatu), KKIR ataupun partai partai lainnya pasti akan bergabung bersama-sama untuk kita merenggut kemenangan yang mutlak di pemilu yang akan datang," ujar Dave.
Baca juga: PKS Mengaku Tawarkan Mahfud MD Jadi Cawapres Anies
Cak Imin menyebut Partai Golkar akan merapat ke KKIR untuk menjajaki koalisi besar. KKIR sejatinya diisi PKB dan Partai Gerindra.
"Koalisi tambahan PKB-Gerindra ini yang baru fix Golkar. Semoga tidak berubah," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).
Cak Imin klaim Golkar sudah sering berkomunikasi intensif dengan KKIR. Golkar juga disebut selalu ikut dalam pertemuan.
Ia juga berharap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) ikut merapat. Bila hal itu terjadi, otomatis seluruh partai politik (parpol) di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan merapat ke KKIR. (Z-3)
PARTAI Demokrat akan menyampaikan sikapnya terkait arah koalisi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024
KETUA DPP PKB Bidang Informasi Ahmad Iman Syukri mengungkapkan kronologi hengkangnya PKB dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
KOALISI Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang digagas Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut otomatis bubar. Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad
Gerindra melihat selalu ada hal positif dari kerja sama yang dibangun bersama PKB. Duet Gerindra dan PKB disebut untuk kemajuan bangsa ke depan.
DEWAN Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut sempat geram dengan perubahan nama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM).
KOALISI Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) berubah nama menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM). Hal itu dinilai menjadi bukti totalitas calon presiden (capres) Prabowo Subianto
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Menurutnya, seorang tokoh agama memikul tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi teladan bagi umat, bukan justru terlibat dalam tindakan kekerasan.
Isu utama menuju Pemilu 2029 bukanlah sekadar penghapusan PT
Hanif diharap memenuhi panggilan. Keterangan eks Menteri itu dibutuhkan untuk mendalami aliran uang terkait kasus Hery.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved