Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengamini ada andil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peningkatan elektabilitasnya. Karena, dia bagian dari pemerintahan.
"Kami ini, bagian dari pemerintah. Akalu pemerintah berhasil, kita ikut naik. Kalau pemerintah tidak berhasil, kita ikut turun," kata Prabowo di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta Selatan (2/3).
Prabowo menyebut Jokowi sangat rendah hati dengan enggan menyebut kenaikan elektabilitas karena andilnya. Kesederhanaan Kepala Negara itu disukai oleh Menteri Pertahanan tersebut.
"Saya kira sederhana sekali. Pak Jokowi terlalu rendah hati," ucap Prabowo.
Baca juga: Zulhas Beberkan Isi Pertemuan Tertutup Jokowi dan 5 Ketum Partai
Jokowi angkat bicara ihwal dirinya disebut mendongkrak elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pasalnya, Prabowo kerap ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam beberapa kali kunjungan kerja ke sejumlah daerah.
"Saya pikir-pikir naiknya elektabilitas beliau bukan karena saya, beliau sendiri dan (Partai) Gerindra," ujar Presiden.
Baca juga: Ijtima Ulama Sebut Koalisi PKB dan Gerindra tidak Produktif
Presiden Jokowi mengakui Menteri Pertahanan itu kerap diajak kunjungan kerja. Namun, ia menegaskan dengan mengajak Prabowo bukan sebagai upaya mendongkrak elektabilitas Prabowo. (MGN/Z-7)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Simak profil lengkap Prabowo Subianto, dari karir militer cemerlang, kiprah politik, hingga terpilih menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Warga menyampaikan bahwa mereka merasa sangat terbantu dengan kehadiran SPPG Terjun Medan Marelan dan Partai Gerindra.
Keberangkatan Mirwan bersama istrinya untuk menunaikan ibadah umrah memicu sorotan publik.
Simak profil lengkap Prabowo Subianto, Presiden RI ke-8. Telusuri perjalanan karier militer, jejak politik, hingga visi Asta Cita untuk Indonesia Emas.
Dasco mengaku belum mengetahui apakah penolakan kader itu menjadi pertimbangan bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
FRAKSI Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta menyatakan keberatan terhadap rencana pemotongan subsidi pangan murah sebesar Rp300 miliar dalam RAPBD DKI 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved