Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKND) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan budaya kerja produktif sesuai Core Values yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK).
BerAKHLAK merupakan nilai dasar yang perlu dimiliki setiap ASN dalam menjalankan tugasnya.
Pesan tersebut disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat memberi arahan dalam acara Peningkatan Kapasitas ASN sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama Terkait Implementasi Core Values BerAKHLAK di Lingkungan BSKDN. di Bogor, Jawa Barat, Kamis hingga Jumat, 16-17 Februari 2023.
Yusharto menjelaskan, transformasi Badan Litbang Kemendagri menjadi BSKDN tidak hanya mengubah nomenklatur organisasi semata, tetapi harus dibarengi dengan perubahan budaya kerja yang lebih produktif. Dia mengatakan, budaya kerja produktif dapat dibentuk ASN dengan berpegang teguh pada Core Values BerAKHLAK sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
"Kita mempunyai kesempatan dan peluang yang sangat besar untuk mewujudkan hal tersebut (budaya kerja produktif) bapak/ibu sekalian, hal itu sudah mulai dibuktikan dengan realisasi anggaran per Februari kemarin yang lebih baik," jelasnya.
Baca juga : BSKDN Bersama Kemitraan dan USAID-ERAT Bahas Penyempurnaan Pengukuran ITKPD
Yusharto mengatakan, peran ASN dalam organisasi pemerintahan sangat penting. Menurutnya, peran tersebut tak hanya sebagai perencana kebijakan, tetapi juga berperan sebagai penentu terwujudnya tujuan organisasi.
Dengan demikian, Yusharto berharap setiap ASN di lingkungan BSKDN dapat terus meningkatkan kapasitasnya agar lebih kuat, unggul, dan cerdas, sehingga menghasilkan rumusan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan sains.
"Dalam kesempatan ini, kami mengajak Bapak/Ibu untuk berkreasi menciptakan inovasi guna mengatasi masalah tugas dan fungsi (tusi) serta meningkatkan kinerja demi terwujudnya BSKDN yang lebih maju," tuturnya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Damayani Tyastianti berharap, setiap ASN dapat terus berpikir bahwa keberlangsungannya sebagai aparatur negara ditentukan oleh hasil kerja dan perilaku masing-masing. Dengan demikian, ASN diharapkan dapat memberikan kerja dan perilaku terbaiknya.
"Birokrasinya pun akan menjadi birokrasi yang profesional," pungkasnya. (RO/OL-7)
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Akmal juga mengingatkan pentingnya membangun orientasi generasi muda agar tidak semata terfokus pada teknologi digital, tetapi tetap menyadari jati diri Indonesia sebagai negara agraris.
Daerah Otonom Baru (DOB) di Indonesia yang kerap mengutamakan kepentingan elit politik daripada kesejahteraan masyarakat.
Harapannya Pemerintah Daerah dapat memberikan apresiasi nyata bagi pengelola rumah ibadah yang berhasil memberikan dampak sosial luas bagi warga sekitarnya.
Kemenkes mendukung rencana revitalisasi RSUD Kota Biak agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan setara provinsi, dengan estimasi anggaran Rp13,5 miliar.
"Relationship is a full time job. Butuh skill, usaha, waktu, dan komitmen; cinta doang nggak cukup," ujar Certified Matchmaker Zola Yoana
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved