Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BUDAYAWAN Indonesia Muhamad Sobari menilai Menteri BUMN Erick Thohir merupakan pilihan terbaik calon wakil presiden (cawapres) untuk diusung di Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Ia melihat orang nomor satu di Kementerian Badan Usaha Milik Negara tersebut tidak memiliki problem yang akan memberatkan pemilih pada kontestasi demokrasi mendatang jika dibandingkan dengan calon lainnya yang tengah bermunculan.
Calon-calon lain dalam bursa cawapres saat ini yakni Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan kamil, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Mudah bagi kita menyimpulkan jika Erick Thohir adalah cawapres yang unggul dan paling kuat jika dibandingkan dengan nama-nama lain seperti Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Khofifah Indar Parawansa dan Agus Harimuti Yudhoyono," terang Sobari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (3/2).
Mantan Pemimpin Umum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara ini menjelaskan Ridwan Kamil terkendala persoalan pembangunan masjid yang menggunakan dana APBD Jabar. Sedangkan kantor Gubernur Jatim belum lama ini diperiksa oleh KPK atas kasus jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan.
Baca juga: Erick Thohir Semakin Menguat Jadi Cawapres Pilihan PPP
Kemudian Sandiaga Uno dan AHY juga dinilainya memiliki rekam jejak kekalahan dalam pemilihan. Sandiaga di Pilpres 2019 lalu, sedangkan AHY di Pilgub DKI 2017. Di samping itu, AHY dinilai Sobari tidak mandiri lantaran hidup di balik bayang-bayang Susilo Bambang Yudhoyono.
Maka dari itu, Erick Thohir yang tidak memiliki rekam jejak buruk dinilai Sobari sebagai cawapres paling potensial untuk memimpin Indonesia ke depan. Apalagi, eks Presiden Inter Milan ini memiliki dukungan dari Presiden Joko Widodo sebagai menteri terbaik dan andalan di pemerintahan dan juga merupakan bagian dari keluarga besar organisasi Islam terbesar di dunia dan Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU).
Selain itu, Erick juga terbukti memiliki rekam jejak keberhasilan dan bekerja di pemerintahan. Ia merupakan sosok di balik kesuksesan Kementerian BUMN dan pemulihan ekonomi masyarakat selama masa pandemi covid-19.
Tak hanya itu, Erick Thohir berhasil menyelamatkan sepak bola Indonesia dari sanksi FIFA atas Tragedi Kanjuruhan. Karenanya, banyak pula yang mendukung menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi ini menjadi Ketum PSSI selanjutnya.
"Pak Erick Thohir mudah untuk disimpulkan sebagai cawapres paling menonjol, dengan berbagai prestasi yang dimiliki dan dukungan yang sangat luas," pungkas Sobari. (RO/OL-16)
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Penghargaan juga diberikan kepada pelatih yang berkontribusi dalam keberhasilan atlet.
Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) menggelar ajang apresiasi Ciputra Golfpreneur Awards 2026 di Jakarta, Kamis (12/3).
Erick menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kemendikdasmen dalam mendorong pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik
VAP memberanikan diri membongkar trauma yang selama ini dipendamnya karena posisi terduga pelaku yang memiliki kuasa besar sebagai pelatih sekaligus ketua pengurus provinsi.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved