Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Demokrat mengutuk pelemparan ular kobra di rumah eks Gubernur Banten Wahidin Halim menjelang kedatangan bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan. Upaya tersebut dinilai sebagai cara kotor.
"Kami menyayangkan aksi teror politik seperti ini. Ini cara-cara kotor yang tak sehat," kata Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Demokrat Kamhar Lakumani saat dihubungi, Rabu, 25 Januari 2023. Dia memastikan aksi teror tersebut tak akan menyurutkan semangat masyarakat yang menyambut Anies.
Baca juga: Rumah Wahidin Dilempari Ular Kobra, NasDem: Perilaku Politik Kerdil
Sebaliknya, hal itu justru menjadi penyemangat Anies mengunjungi masyarakat. "Bukannya membuat takut, cara-cara seperti ini malah akan semakin menambah dan mengobarkan semangat perjuangan, apalagi di Banten daerah para jawara," ungkap dia.
Selain itu, Kamhar mengapresiasi respons Anies menyikapi teror tersebut yakni menggunakan kaos bertuliskan Abdi nu Ngider, Naha Anjeun nu Kader. "Kaos yang bermakna, 'Saya yang keliling, kenapa kamu yang takut'. Ini cara yang cerdas merespons cara-cara norak seperti ini. Kami tidak takut, rakyat tidak takut," ujar dia. (OL-14)
Aksi tersebut menunjukkan betapa besarnya pengaruh Anies sebagai capres terhadap dinamika politik di Indonesia.
Ia mengaku langkah politiknya sudah tidak mendapat dukungan di Demokrat
Banten International Stadium hadir untuk masyarakat Banten yang sudah rindu terhadap lapangan sepakbola dan stadion berstandar internasional.
Rekor MURI diserahkan perwakilan dari Museum Rekor Dunia MURI kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy serta perwakilan dari PT PP (Persero).
Jembatan ini akan menjadi ikon baru Provinsi Banten setelah Kawasan Kesultanan Banten di Banten Lama dan Banten International Stadium.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Bagaimana pula peluang dia dalam kontestasi politikĀ nasional, utamanya di Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved